KETIK, JAKARTA – Tes pra-musim Moto2 dan Moto3 2026 berlangsung di Sirkuit Portimao, Portugal 9-12 Februari 2026. Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji tampil di kelas Moto2 untuk musim ketiga bersama Honda Team Asia.
Kepercayaan Besar Pabrikan Honda untuk Mario Aji
Pembalap asli Magetan Jawa Timur itu pun tercatat sebagai rider Indonesia paling awet bertahan di ajang balapan paling bergengsi dunia ini dalam sejarah. Sudah enam musim berturut-turut Mario Aji bertahan di Grand Prix. Pada tiga tahun pertama dia tampil di kelas Moto3.
Mendapatkan kepercayaan menunggangi motor secara reguler alias bermusim-musim seperti Mario Aji dari pabrikan raksasa dunia seperti Honda di grand prix sama sekali jelas bukan perkara mudah.
Pembalap Grand Prix dituntut selalu berfikir cepat dan memiliki komunikasi yang baik agar bisa bekerja sama dengan kru-kru teknisi profesional dari Eropa dan Jepang milik Honda di paddock. Dan Mario Aji selama ini telah membuktikan mampu melakukan itu.
Tahun ini, ada tambahan satu lagi pembalap Indonesia yang juga tampil reguler di grand prix. Di kelas Moto3 Veda Ega Pratama bakal memulai debutnya juga bersama Honda Team Asia.
Jalannya Tes Pramusim
Sementara itu, tes berlangsung dalam cuaca hujan. Cuaca itu sempat mengganggu jalannya sesi pada hari pembuka.
Pembalap grand Prix Moto2 Indonesia Mario Suryo Aji. (Foto: Dok. Tim Mario Aji)
Hujan mengakibatkan banyaknya pembalap yang tidak turun ke lintasan. Namun, Mario Aji menjadi salah satu pembalap yang tetap beraksi di trek basah.
Penampilan rider asal Magetan Jawa Timur itu impresif dengan catatan waktu 1 menit, 57,331 detik. Angka tersebut membuatnya menyelesaikan hari pertama di posisi ke-5.
Sayang, pada hari kedua saat lintasan sudah kering, Mario Aji hanya sempat melanjutkan 5 putaran. Catatan waktunya membaik jadi 1 menit 44,548 detik.
Ia unggul 2,28 detik atas Taiyo Furusato yang mencetak 1 menit 46,828 detik dalam 8 putaran pertama.
Namun, terjadi insiden pada sesi berikutnya yang diikuti Aji--sapaan Mario Aji. Banyak pembalap terjatuh akibat terkena ceceran oli dari motor Deniz Oncu yang sempat kecelakaan.
Aji pun termasuk dalam daftar pembalap yang terjatuh yang kemudian membuat bendera merah berkibar.
Pihak pengawas balap (Race Direction) akhirnya memutuskan untuk mengakhiri tes ini meski masih ada alokasi waktu 2 jam.
Tes berakhir prematur karena mengutamakan keselamatan pembalap, dan para pembalap akhirnya juga tidak dapat memperbaiki catatan waktunya, termasuk Aji. Tes Pramusim Moto2 dan Moto3 selanjutnya bakal berlansung di Jerez pada 16 dan 17 Februari 2026.
Sementara balapan perdana 2026 pada 1 Maret di GP Thailand sirkuit Buriram. Seluruh balapan Moto2 dan Moto3 bersamaan dengan kelas para raja MotoGP.
Pembalap grand Prix Moto2 Indonesia Mario Suryo Aji. (Foto: Dok. Tim Mario Aji)
Berikut ini, catatan waktu terbaik pada tes pramusim Moto2 2026 di Portimao, Portugal (11-12 Februari):
1. Manuel Gonzalez (Spanyol) 1.42,427 Kalex
2. Izan Guevara (Spanyol) 1.42,892 Boscoscuro
3. Senna Agius (Australia) 1.43,236 Kalex
4. Barry Baltus (Belgia) 1.43,358 Kalex
5. Collin Veijer (Belanda) 1.43,387 Kalex
6. Celestino Vietti (Italia) 1.43,413 Boscoscuro
7. Zonta van den Goorbergh (Belanda) 1.43,446 Kalex
8. Tony Arbolino (Italia) 1.43,608 Kalex
9. Alex Escrig (Spanyol) 1.43,647 Forward
10. Filip Salac (Ceko) 1.43,690 Kalex
11. Ivan Ortola (Spanyol) 1.43,753 Kalex
12. Aron Canet (Spanyol) 1.43,907 Boscoscuro
13. Jorge Navarro (Spanyol) 1.43,915 Forward
14. Adrian Huertas (Spanyol) 1.43,962 Kalex
15. Ayumu Sasaki (Jepang) 1.44,019 Kalex
16. Sergio Garcia (Spanyol) 1.44,280 Kalex
17. Alonso Lopez (Spanyol) 1.44,361 Kalex
18. Daniel Munoz (Spanyol) 1.44,433 Kalex
19. Alberto Ferrandez (Spanyol) 1.44,483 Boscoscuro
20. Mario Aji (Indonesia) 1.44,548 Kalex
21. Deniz Oncu (Turki) 1.44,562 Boscoscuro
22. Joe Roberts (Amerika Serikat) 1.44,999 Kalex
23. David Alonso (Kolombia) 1.45,244 Kalex
24. Angel Piqueras (Spanyol) 1.46,048 Kalex
25. Luca Lunetta (Italia) 1.46,317 Boscoscuro
26. Taiyo Furusato (Jepang) 1.46,828 Kalex
27. Jose Antonio Rueda (Spanyol) Kalex tidak catatkan waktu. (*)
