KETIK, JOMBANG – Estafet kepemimpinan kepemudaan di Kota Santri resmi berganti. Rohmadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jombang periode 2026–2029.
Keputusan tersebut diketuk dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang berlangsung di Aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Jumat (13/2/2026).
Kemenangan mutlak Rohmadi sudah tercium sejak awal persidangan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPD KNPI Jatim, M. Bashori.
Tanpa perlu drama pemungutan suara, seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) peserta musyawarah kompak menjatuhkan pilihan pada satu nama. Soliditas ini menjadi sinyal kuat bersatunya gerbong pemuda di Jombang.
"Terpilihnya Rohmadi secara aklamasi menunjukkan adanya kepercayaan dan harapan besar agar KNPI semakin solid dan progresif," ujar M. Bashori usai memimpin sidang.
Rekam Jejak Matang
Sosok Rohmadi bukan orang baru di dunia pergerakan. Ia dikenal sebagai aktivis lintas jenjang yang memiliki jam terbang tinggi. Menitinya dari level pelajar di IPNU, ia kemudian mengasah taji di PMII Jombang, hingga dipercaya memperkuat barisan Ansor Jombang dan LTNNU.
Visi Kolaboratif
Dalam pidato perdananya, Rohmadi menegaskan bahwa KNPI di bawah komandonya tidak akan menjadi organisasi yang pasif. Ia membidik peran KNPI sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah konsolidasi ide kreatif.
"Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan," tegasnya dengan nada mantap.
Ia menggarisbawahi empat pilar utama yang akan diperjuangkan: Pendidikan, Kewirausahaan, Literasi, Penguatan Nilai Kebangsaan
Menurutnya, adaptasi terhadap perubahan sosial dan teknologi menjadi harga mati bagi pemuda Jombang untuk menjawab tantangan zaman. Kini, publik menunggu aksi nyata "darah segar" KNPI ini untuk membawa perubahan konkret di Kabupaten Jombang hingga tiga tahun ke depan. (*)
