KETIK, KENDAL – Gemuruh tradisi tahunan Festival Syawalan Kaliwungu 1447 H kembali menyedot perhatian ribuan warga.
Mengantisipasi ledakan pengunjung, jajaran Polsek Kaliwungu melakukan pengamanan ekstra ketat di pusat keramaian, khususnya di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Kaliwungu, Rabu sore, 1 April 2026.
Sejak pukul 16.30 WIB, personel kepolisian sudah bersiaga di lapangan. Langkah ini diambil menyusul lonjakan arus masyarakat yang terus mengalir memadati area festival.
Diperkirakan, lebih dari 500 pengunjung datang silih berganti untuk merayakan momen sakral pascalebaran tersebut.
Tak hanya fokus pada massa di pusat alun-alun, petugas juga memberikan perhatian khusus pada aspek lalu lintas.
Personel ditempatkan secara strategis di Pertigaan Pasar Sore Kaliwungu, yang dikenal sebagai titik nadi pergerakan kendaraan.
"Lokasi ini sangat krusial. Kami menempatkan personel di sana untuk mencegah penumpukan kendaraan agar mobilitas warga tidak terkunci," ungkap Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra W.N., S.Si., M.Si.
Kapolsek menegaskan bahwa prioritas utama jajarannya adalah menjamin rasa aman bagi setiap warga yang merayakan Syawalan.
Ketertiban umum menjadi harga mati di tengah padatnya arus manusia.
"Kami telah menyiagakan personel di titik-titik rawan, baik di pusat keramaian Alun-alun maupun di simpul-simpul jalan. Tujuannya jelas: masyarakat nyaman, dan festival berjalan tanpa kendala kemacetan yang berarti," tambah AKP Nindya Putra.
Hingga berita ini diturunkan, pelaksanaan Festival Syawalan Kaliwungu 2026 dilaporkan berlangsung lancar, aman, dan kondusif.(*)
