KETIK, KENDAL – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan stimulan berupa pupuk NPK Fertila kepada kelompok tani tembakau di wilayah Kabupaten Kendal.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam mendongkrak kualitas hasil panen tembakau lokal agar memenuhi standar industri.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Selasa 31 Maret 2026, dengan sasaran utama dua kelompok tani (Poktan) di Desa Sendangsekucing, Kecamatan Rowosari, yakni Poktan Sibeo dan Poktan Kebondalem.
Bantuan pupuk khusus ini bertujuan agar para petani mampu menghasilkan daun tembakau dengan kualitas prima. Dengan nutrisi yang tepat dari NPK Fertila, diharapkan hasil rajangan tembakau petani memiliki karakteristik yang diinginkan oleh pihak pabrikan.
Jika kualitas tembakau telah memenuhi standar pabrik, posisi tawar petani akan meningkat sehingga hasil panen dapat terserap maksimal dengan harga yang menguntungkan. Ujung dari program ini adalah terciptanya peningkatan kesejahteraan bagi rumah tangga petani tembakau di Kendal.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rowosari, Shofyan Jauhari, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal nasib para petani dari hulu hingga hilir. Menurutnya, fokus pemerintah tidak hanya terpaku pada swasembada pangan pokok semata.
"Selain swasembada pangan berkelanjutan, pemerintah melalui PPL sebagai perpanjangan tangan di lapangan juga mengakomodir kebutuhan petani, termasuk sarana dan prasarana. Salah satunya adalah penyediaan pupuk tembakau ini," ujar Shofyan saat memberikan keterangan di lokasi liputan.
Ia menambahkan, kehadiran PPL di tengah petani bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat diaplikasikan secara tepat guna. Dengan pengawalan teknis di lapangan, diharapkan produktivitas tembakau di Desa Sendangsekucing dapat mengalami kenaikan signifikan pada musim tanam tahun ini.
Pihak Poktan Sibeo dan Kebondalem menyambut baik stimulan ini. Bagi mereka, ketersediaan pupuk yang spesifik untuk tanaman tembakau sering kali menjadi tantangan tersendiri.
Adanya dukungan dari Distanbun Jateng ini diharapkan menjadi pemantik semangat petani untuk tetap mempertahankan kualitas tembakau Rowosari yang selama ini dikenal memiliki kekhasan tersendiri.(*)
