KETIK, TEGAL – Pemerintah Kabupaten Tegal menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk memperkuat edukasi dan langkah preventif guna mencegah penyalahgunaan obat-obatan di lingkungan pendidikan.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Ischak Maulana Rohman dalam acara Silaturahmi Idul Fitri 1447 H Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Rabu, 1 April 2026, di Gedung Korpri Slawi.
Bupati Ischak menegaskan, kepala sekolah bersama guru Bimbingan Konseling (BK) harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya obat-obatan terlarang.
Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kasus terjadi.
"Upaya memutus rantai peredaran harus dimulai dengan menurunkan angka permintaan dari kalangan pelajar. Jika kesadaran siswa sudah terbangun dan permintaan menurun, maka pasokan obat ilegal yang menyasar anak sekolah dengan harga murah akan berkurang dengan sendirinya," ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi, ia mengusulkan gerakan serentak di sekolah-sekolah untuk menonton film pendek edukatif sebagai media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami siswa.
Selain peran sekolah, Bupati Ischak juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam menciptakan pola asuh harmonis. Lingkungan keluarga yang nyaman menjadi kunci dalam membentengi anak dari pengaruh negatif.
"Sesekali kumpulkan orang tua wali murid bukan untuk membahas soal biaya, melainkan untuk memperkuat suasana keluarga yang nyaman. Hal ini penting agar anak tidak mencari kebahagiaan semu di luar. Guru dan orang tua harus berada dalam satu frekuensi yang sama dalam menjaga anak-anak kita," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Winarto menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan harmonis antar elemen kependidikan.
"Kami ingin memulai lembaran baru dengan keikhlasan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan penuh rasa kekeluargaan," ungkap Winarto.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen mendorong kualitas pendidikan yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Tujuannya, Kabupaten Tegal dapat melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan obat-obatan di kalangan pelajar. (*)
