KETIK, BOJONEGORO – Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar, menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro dalam berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Pengukuhan Lembaga PC GP Ansor Bojonegoro yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I bertempat Ruang Paripurna Gedung DPRD Jl Veteran Bojonegoro, Minggu, 25 Januari 2026.
Sementara itu, Abdulloh Umar dalam sambutanya mengungkapkan bahwa penggunaan Gedung DPRD sebagai lokasi kegiatan merupakan inisiatif dirinya. Ia bahkan mengaku telah lebih dulu menawarkan kepada Ketua PC GP Ansor Bojonegoro sebelum adanya permintaan resmi.
“Sebelum Ketua PC GP Ansor meminta, sudah saya tawari lebih dulu. Karena saya yakin, 2029 atau 2031 nanti pasti banyak yang permanen duduk di sini. Saya yakin haqqul yaqin,” ujar Mas Umar, sapaan akrabnya.
Umar mengaku bangga gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro dapat digunakan sebagai tempat pengukuhan lembaga di bawah naungan PC GP Ansor sekaligus lokasi pelaksanaan Muskercab I.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat membangun dan menyejahterakan masyarakat Bojonegoro.
“Tentu semua ini dengan niatan untuk kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. Kami di DPRD yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD dari fraksi PKB ini siap Untuk berkolaborasi dengan PC GP Ansor Bojonegoro,” tambahnya.
Umar berharap GP Ansor ke depan lebih mengedepankan aksi nyata dibandingkan sekadar diskusi. Ia menekankan pentingnya kehadiran Ansor di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana, kesulitan sosial, maupun persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Namanya saja gerakan, tentu harus lebih banyak aksi daripada diskusi. Kalau tidak bergerak, tahu-tahu masa SK sudah habis,” tegasnya.
Menurutnya, GP Ansor memiliki perangkat yang lengkap untuk terjun langsung dalam kegiatan sosial, khususnya melalui Banser.
Mulai dari penanganan kebencanaan dengan Barisan Ansor Tanggap Bencana (Bagana), penanggulangan kebakaran melalui Balakar, hingga pengamanan lalu lintas melalui Balantas.
“Ansor itu Muda, Beda, dan Berbahaya. Muda, semangatnya luar biasa dalam aksi sosial. Beda, Ansor selalu punya cara tersendiri dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Berbahaya, karena Ansor sangat berbahaya bagi siapa saja yang mengganggu keutuhan NKRI,” pungkas Mas Umar.
Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Syaifurrohmah Dimyati selaku Wakil Rois Syuriah PCNU Bojonegoro, dan Drs. H. Syaifudin Idris Wakil Ketua PCNU Bojonegoro.
Kemudian Edi Susanto Sekretaris Daerah Bojonegoro yang mewakili Bupati Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi Kapolres Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, serta perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro.
Turut hadir Fauzan Fuadi Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim sekaligus Ketua DPC PKB Bojonegoro dan KH. Sochib Soim Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah sekaligus Dewan Penasihat GP Ansor Bojonegoro
Selanjutnya Muhammad Yunus Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, perwakilan Banom NU tingkat cabang, serta jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Bojonegoro.
Melalui sambutan tersebut, DPRD Kabupaten Bojonegoro menegaskan dukungannya terhadap peran strategis GP Ansor sebagai mitra dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Diharapkan, sinergi antara legislatif dan GP Ansor Bojonegoro dapat terus terjalin secara berkelanjutan, khususnya dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan acara pengukuhan tersebut berjalan lancar dan kondusif.(*)
