Kereenn!! PSBM XXVI di Makassar, 500 Gelas Kopi Karya Murid SMKN 1 Turen Laris Diserbu Pengunjung

27 Maret 2026 04:35 27 Mar 2026 04:35

Thumbnail Kereenn!! PSBM XXVI di Makassar, 500 Gelas Kopi Karya Murid SMKN 1 Turen Laris Diserbu Pengunjung

Dai Ust Das'ad Latif didampingi Kadisdik Aries Agung Paewai berkunjung ke stan kopi produk SMKN 1 Turen, Kab Malang di sela PSBM XXVI Makassar pada Kamis, 26 Maret 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Produk kopi karya murid SMK Negeri 1 Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM XXVI) yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis 26 Maret 2026.

Dalam kegiatan yang dihadiri berbagai tokoh nasional tersebut, para murid vokasi tampil sebagai barista dan menyajikan berbagai olahan kopi kepada pengunjung, sehingga berhasil menjual lebih dari 500 cup atau gelas kopi selama acara berlangsung. Antusiasme tinggi dari pengunjung membuat stan kopi SMKN 1 Turen menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi.

Partisipasi ini menjadi bagian dari keterlibatan Jawa Timur dalam PSBM XXVI yang mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, sekaligus dirangkaikan dengan Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengurus Pusat KKSS bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan.

Stan kopi SMKN 1 Turen menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi. Para murid yang berperan sebagai barista menyajikan berbagai olahan minuman berbahan dasar kopi dengan teknik yang terlatih, mulai dari manual brew hingga minuman berbasis espresso.

Sejumlah pengunjung mengaku tertarik tidak hanya pada cita rasa kopi, tetapi juga pada keterampilan murid dalam menyajikan minuman. 

“Rasanya enak dan penyajiannya profesional. Tidak kalah dengan coffee shop yang sudah punya nama,” ujar salah satu pengunjung.

Pengunjung lainnya menilai kehadiran murid sebagai barista menjadi daya tarik tersendiri.

 “Menarik melihat langsung murid yang sudah punya skill seperti ini. Artinya pendidikan vokasi sudah benar-benar menyiapkan mereka ke dunia kerja,” katanya.

Foto Dai Ust Das'ad Latif didampingi Kadisdik Aries Agung Paewai berkunjung ke stan kopi produk SMKN 1 Turen, Kab Malang di sela PSBM XXVI Makassar pada Kamis, 26 Maret 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)Sejumlaj pengunjungi di stan kopi produk SMKN 1 Turen, Kab Malang di sela PSBM XXVI Makassar pada Kamis, 26 Maret 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk dan kompetensi yang dihasilkan pendidikan vokasi mampu bersaing dan diterima pasar.

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi pembuktian bahwa murid vokasi kita mampu menghasilkan produk yang diminati. Ketika mereka terjun langsung dan berinteraksi dengan pasar, di situlah kualitas dan kesiapan mereka benar-benar teruji,” ujar Aries.

Ia menambahkan, pengalaman langsung seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri murid sekaligus memperkuat keterkaitan antara pendidikan dengan dunia usaha dan industri.

“Kami ingin pendidikan vokasi tidak hanya kuat di teori, tetapi juga hadir nyata di tengah kebutuhan industri. Kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi murid,” katanya.

Keberhasilan penjualan hingga ratusan cup ini menjadi indikator bahwa produk yang dihasilkan pendidikan vokasi memiliki daya saing di pasar. Selain itu, keterlibatan langsung murid dalam pameran memberikan pengalaman nyata dalam menghadapi konsumen dan memahami dinamika industri.

Melalui partisipasi dalam PSBM XXVI, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sekaligus memperkenalkan kualitas lulusan SMK kepada publik yang lebih luas.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, kemudian dua orang wakil menteri di Kabinet Merah Putih.

Tampak juga puluhan anggota DPR RI dan DPD RI, sejumlah gubernur yakni Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, dan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka.

Selanjutnya, pejabat Forkopimda Sulawesi Selatan, para bupati/wali kota beserta wakil bupati/wakil wali kota. Sedangkan, bertindak sebagai penceramah sekaligus pembaca doa adalah Ust H. Das'ad Latif.(*)

Tombol Google News

Tags:

Smkn1turen Kopi malang Dinas Pendidikan Disdik Jatim ariea agung paewai