Resmikan Gedung Hasil Renovasi

Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

17 Maret 2026 20:02 17 Mar 2026 20:02

Thumbnail Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan gedung hasil renovasi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, PONOROGO – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai meresmikan gedung hasil renovasi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo pada Selasa, 17 Maret 2026.

Kantor baru yang ditempati ini merupakan gedung eks Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang sudah lama tak ditempati. Sedangkan, kantor lama adalah aset milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Turut hadir dalam peresmian kantor, yakni para kepala sekolah SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta se-Wilayah Cabang Dinas Pendidikan yang wilayahnya meliputi Kabupaten Ponorogo serta Kabupaten Magetan itu.

Pada kesempatan tersebut, Kadisdik Aries Agung Paewai mengapresiasi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo yang memanfaatkan aset gedung tak terpakai lama untuk kemudian dimanfaatkan secara optimal sebagai kantor pelayanan pendidikan setempat.

Kadisdik yang merupakan alumnus IPDN tersebut juga “menantang” Kacabdin Wilayah Ponorogo, Maskun, yang meski baru tiga bulan menjabat untuk bisa meningkatkan pelayanan pendidikan dengan dukungan kantor represntatif ini.

“Tentu harapannya Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada sekolah-sekolah maupun untuk guru maupun Tenaga Kependidikan (GTK),” ujarnya.

Berpindahnya kantor Cabdin Wilayah Ponorogo karena gedung lama luasnya kurang memadai dan sempit untuk menampung jumlah karyawan yang jumlahnya sekitar 50-an orang, terdiri dari seorang kepala cabang, seorang kepala sub bagian, dua orang kepala sie serta 30-an orang staf ditambah 15 orang pengawas sekolah.

Sedangkan untuk gedung baru meski merupakan bangunan lama dan ditumbuhi rerumputan tinggi, bahkan sempat ditemukan sejumlah ular, namun telah dibenahi ditambah perbaikan sedikit demi sedikit hingga akhirnya dapat dimanfaatkan untuk aktivitas pekerjaan setiap harinya.

“Dengan menempati gedung kantor yang baru direnovasi dan representatif ini, semoga pelayanannya lebih optimal dan responsif,” kata Aries Agung yang juga mantan Kepala BPSDM Jatim tersebut.

Foto

Sementara itu, tugas dan fungsi cabang dinas pendidikan sudah diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 44 Tahun 2025 tentang Nomenklatur, Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Cabang Dinas.

Pada mandat dan lingkup kerja utamanya adalah perpanjangan tangan provinsi, fokus pendidikan menengah dan khusus, serta memiliki otonomi wilayah kerja.

Berikutnya tentang fungsi operasional strategisnya yaitu perencanaan dan pelaksanaan kebijakan, tata usaha dan pembinaan serta monitoring dan evaluasi berkala.

Data lainnya, untuk Cabdin Wilayah Ponorogo terdapat total 126 sekolah, masing-masing 72 sekolah di Ponorogo dan 54 sekolah di Magetan.

Jika dirinci, di Ponorogo memiliki 2 SLB Negeri, 15 SMA Negeri, 9 SMK Negeri, 4 SLB Swasta, 10 SMA Swasta dan 32 SMK Swasta. Sedangkan, di Magetan yakni 1 SLB Negeri, 10 SMA Negeri, 6 SMK Negeri, 7 SLB Swasta, 5 SMA Swasta serta 25 SMK Swasta.

Kemudian, untuk jumlah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Ponorogo sebanyak 2.452 GTK, lalu Magetan 1.727 GTK sehingga totalnya mencapai 4.179 GTK. 

Dari segi prestasi pada keikutsertaan ajang talenta, pertama adalah ajang LKS jumlahnya untuk Ponorogo 41 bidang lomba dan Magetan 31 bidang lomba. Lalu ajang OSN, Ponorogo sebanyak 603 siswa dan Magetan 545 siswa. Satu lagi adalah ajang OPSI, untuk Ponorogo 60 siswa dan Magetan 90 siswa.

Khusus untuk Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP), di Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo terdapat dua sekolah tingkat atas bergerak di sektor pertanian, 4 sekolah kejuruan di sektor sama. Di sektor perkebunan, untuk SMA terdapat 4 sekolah dan 3 sekolah tingkat SMK. Selanjutnya, untuk sekolah yang berinovasi lebih dari satu sektor, tingkat SMA terdapat 19 sekolah dan 6 sekolah tingkat kejuruan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Aries Agung Paewai Humas Disdik jatim Pendidikan peresmian Ponorogo