KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) sukses merampungkan belasan titik pengerjaan jalan tahun anggaran 2025.
Proyek ini mencakup pembangunan jalan baru, peningkatan kualitas aspal, hingga pemeliharaan rutin di berbagai wilayah strategis guna memastikan mobilitas warga tetap lancar dan aman.
Plt Kepala Dinas DPUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, menjelaskan bahwa pengerjaan infrastruktur ini difokuskan pada jalur penghubung antar-kalurahan, akses kawasan pertanian, hingga jalur utama ekonomi masyarakat.
Menurutnya, perbaikan jalan bukan sekadar urusan teknis pembangunan fisik, melainkan upaya besar untuk menghadirkan kenyamanan dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam keterangannya, Rabu, 7 Januari 2026, Sukarmin yang akrab dipanggil Ayah Karmin, merinci bahwa pengerjaan terbagi ke dalam dua kategori besar.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar akses ekonomi masyarakat, terutama di kawasan pertanian dan jalur penghubung kalurahan, memiliki kualitas yang mumpuni. Infrastruktur yang baik adalah kunci mobilitas yang lancar dan aman," ujar Ayah Karmin.
Disebutkan, pada kategori Pembangunan dan Peningkatan Jalan, terdapat empat proyek utama yang diselesaikan.
Proyek tersebut meliputi ruas Ngawen - Kenteng di Gamping sepanjang 1,11 KM, ruas Kaliduren - Sumber di Moyudan sepanjang 1,36 KM, ruas Padon - Minggir di Minggir sepanjang 1,10 KM, serta ruas Genitem - Klaci di Godean sepanjang 1,31 KM.
Sementara itu, untuk kategori Pemeliharaan Jalan, Pemkab Sleman berhasil menuntaskan tujuh lokasi pengerjaan.
Lokasi tersebut tersebar di wilayah Mlati dan Ngaglik pada ruas Jatirejo - Gondanglegi sepanjang 1,50 KM, kemudian ruas Dayu - Krapyak di Ngaglik dan Ngemplak sepanjang 1,70 KM. Di wilayah Gamping, pemeliharaan dilakukan pada ruas Modinan - Karangtengah, Perengkembang - Jitengah, serta Tlogo Lor - Patukan.
Selain itu, pengerjaan juga mencakup ruas Sempu - Jrakah di Tempel dan ruas Pakem - Tegalsari di Kapanewon Pakem.
Ayah Karmin menambahkan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Sleman atas kesabaran dan dukungannya selama proses pengaspalan berlangsung di lapangan.
"Kami menyadari proses pengerjaan di lapangan mungkin sempat mengganggu kenyamanan perjalanan warga. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas kesabaran masyarakat Sleman. Semoga dengan tuntasnya proyek-proyek ini di akhir 2025, konektivitas antar-wilayah kita semakin solid dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya. (*)
