Kedai Hutan Cempaka Pasuruan, Menikmati Sejuknya Alam dan Kulineran Syahdu di Rumah Joglo

28 Desember 2025 07:00 28 Des 2025 07:00

Thumbnail Kedai Hutan Cempaka Pasuruan, Menikmati Sejuknya Alam dan Kulineran Syahdu di Rumah Joglo

Kedai Hutan Cempaka Pasuruan di tengah hutan yang rindang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, PASURUAN – Menikmati hidangan tradisional di tengah suasana hutan yang rindang kini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan di Pasuruan, Jawa Timur. Kedai Hutan Cempaka, yang berlokasi di Desa Gamoh, Dayurejo, Kecamatan Prigen, menawarkan perpaduan nuansa alam yang sejuk dengan arsitektur klasik rumah Joglo.

Sejak berdiri pada tahun 2020, kedai ini konsisten mengusung konsep bangunan tradisional untuk menghadirkan memori masa lalu bagi para pengunjungnya.

"Konsep tempatnya mengusung bangunan tradisional seperti rumah zaman dahulu, jadi kesannya datang kemari teringat masa lalu," ungkap Fuad selaku Barista Kedai Hutan Cempaka.

Tak hanya sekadar tempat makan, kedai ini juga dilengkapi fasilitas pendopo yang sering digunakan untuk pertemuan atau acara keluarga.

Foto View padepokan di Kedai Hutan Cempaka Pasuruan. (Foto: Aliyah/Ketik.com)View padepokan di Kedai Hutan Cempaka Pasuruan. (Foto: Aliyah/Ketik.com) 

Salah satu daya tarik utama kedai ini adalah sajian kuliner tradisional khas nusantara dengan sistem prasmanan. Pengunjung bebas mengambil lauk-pauk yang bahan bakunya didapat langsung dari petani lokal.

"Untuk prasmanan baru satu tahun yang lalu, kita memang mengusung menu tradisional Indonesia, tepatnya dari daerah sini, hasil dari petani sini," jelas Fuad.

Selain makanan, Kedai Hutan Cempaka juga menjagokan menu kopi modern yang disajikan di tengah bangunan heritage. Perpaduan ini menciptakan pengalaman unik menikmati kopi kekinian dalam balutan suasana tempo dulu.

Foto View interior tradisional di Kedai Hutan Cempaka Pasuruan. (Foto: Aliyah/Ketik.com)View interior tradisional di Kedai Hutan Cempaka Pasuruan. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Kedai ini biasanya ramai pada akhir pekan (weekend), terutama pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Sementara pada hari kerja, pengunjung cenderung memadati lokasi saat jam makan siang.

Fuad berharap Kedai Hutan Cempaka tidak hanya menjadi destinasi wisata sesaat bagi para pelancong. 

"Harapannya tempat ini bisa menjadi rumah, bukan sekadar tempat singgah," pungkasnya.

Bagi siapapun yang suka nongkrong atau ingin mengadakan acara pertemuan, Kedai Hutan Cempaka bisa menjadi opsi tempat nongkrong atau berkumpul dengan hawa sejuk dan nuansa tradisional.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kedai Hutan Cempaka Hutan Cempaka Kuliner Pasuruan Pasuruan Prigen rumah joglo