KETIK, LEBAK – Di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten, Halimatussadiah, memastikan seluruh jemaah umroh asal Lebak yang berangkat melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) resmi telah kembali ke tanah air dengan selamat.
Hal tersebut disampaikan Halimatussadiah saat dikonfirmasi ketik.com, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan, hingga akhir Februari 2026, tidak ada lagi jemaah umroh dari lima KBIHU resmi Kabupaten Lebak yang masih berada di Arab Saudi.
“Alhamdulillah seluruh jemaah umroh yang berangkat melalui lima KBIHU resmi Kabupaten Lebak semuanya sudah kembali ke tanah air dengan selamat. Terakhir, jemaah dari KBIHU Mirfat tiba pada 27 Februari 2026,” ujarnya.
Menurutnya, kelima KBIHU tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kelompok bimbingan manasik, tetapi juga memiliki travel resmi yang telah mengantongi izin operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, meski saat ini situasi di sejumlah negara Timur Tengah seperti Iran dan Israel tengah menjadi perhatian dunia internasional, kondisi di Arab Saudi sebagai tujuan utama ibadah umroh tetap terpantau aman.
Terkait keberangkatan umroh pada bulan Maret ini, Halimatussadiah menyebutkan tidak ada jemaah yang berangkat melalui KBIHU resmi di bawah kewenangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak.
“Untuk bulan ini tidak ada jemaah yang berangkat melalui KBIHU resmi Kabupaten Lebak,” katanya.
Namun demikian, ia mengungkapkan terdapat warga Lebak yang saat ini masih berada di Arab Saudi karena berangkat menggunakan travel dari luar Kabupaten Lebak. Keberangkatan tersebut berada di luar kewenangan pihaknya.
“Kami tidak memiliki kewenangan terhadap jemaah yang berangkat melalui travel di luar Kabupaten Lebak,” jelasnya.
Pihaknya tetap mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah umroh agar memastikan keberangkatan melalui travel resmi dan berizin, serta selalu memantau perkembangan situasi internasional demi keamanan dan kenyamanan selama beribadah. (*)
