Jelang Terjun ke Desa, Mahasiswa STIH Jenderal Sudirman Lumajang Dibekali KKN Tematik Berdampak

10 Januari 2026 20:36 10 Jan 2026 20:36

Thumbnail Jelang Terjun ke Desa, Mahasiswa STIH Jenderal Sudirman Lumajang Dibekali KKN Tematik Berdampak

Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum saat memberikan pembekalan KKN Tematik Berdampak kepada mahasiswa di Kampus STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Sabtu, 10 Januari 2026. (Foto: Bahrus Sofyan/Ketik.com)

KETIK, LUMAJANG – Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang berharap mahasiswa yang terjun ke desa tidak sekadar hadir, tetapi mampu memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum, saat memberikan Pembekalan KKN Tematik Berdampak kepada mahasiswa.

Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Kampus STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Sabtu, 10 Januari 2026.

Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan langsung ke tengah masyarakat melalui program KKN Tematik yang berorientasi pada dampak nyata dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai peran, etika, serta kontribusi keilmuan hukum yang dapat diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat desa, khususnya dalam peningkatan kesadaran hukum.

Dalam pengarahannya, Dr. Jati Nugroho menyampaikan bahwa KKN Tematik Berdampak bukan hanya kewajiban akademik, tetapi menjadi wujud pengabdian mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.

“KKN Tematik Berdampak ini bukan sekadar formalitas. Mahasiswa harus mampu mengidentifikasi permasalahan hukum yang ada di desa dan menghadirkan solusi yang bersifat edukatif sesuai dengan disiplin ilmu hukum,” kata Jati Nugroho.

Ia menambahkan, melalui KKN Tematik Berdampak, mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Melalui KKN Tematik Berdampak ini, mahasiswa tidak hanya hadir di desa, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” ujarnya.

Selain materi terkait nilai dan tujuan KKN, peserta pembekalan juga menerima penjelasan teknis pelaksanaan KKN Tematik, pemetaan potensi serta permasalahan desa, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Mahasiswa juga harus mampu berperan sebagai motivator di tengah masyarakat, dan tidak semua kegiatan harus diekspos,” imbuhnya.

Kegiatan pembekalan berlangsung tertib dan disambut antusias oleh para mahasiswa peserta KKN.

Melalui pembekalan ini, STIH Jenderal Sudirman Lumajang berharap mahasiswa mampu melaksanakan KKN Tematik Berdampak secara optimal dan profesional, sekaligus berkontribusi positif dalam pembangunan serta pemberdayaan hukum di tengah masyarakat desa.(*)

Tombol Google News

Tags:

STIH Lumajang berita lumajang hari ini STIH Jenderal Sudirman Lumajang KKN Tematik Berdampak Pembekalan KKN Mahasiswa Hukum Kesadaran Hukum Desa Lumajang