Jalan Pemukiman di Pulo Sarok Belum Diaspal, Warga Dusun Bahari Harus 'Mandi Abu' Setiap Hari

22 Januari 2026 12:29 22 Jan 2026 12:29

Thumbnail Jalan Pemukiman di Pulo Sarok Belum Diaspal, Warga Dusun Bahari Harus 'Mandi Abu' Setiap Hari

Jalan kawasan pemukiman di desa Pulo Sarok, Singkil, belum juga di hotmix pihak rekanan pelaksana, warga mengeluh harus mandi abu setiap hari, mereka minta dinas terkait segera mendorong percepatan hotmix. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Menjelang akhir Januari 2026, pembangunan jalan pemukiman di desa Pulo Sarok, Singkil, persisnya di dusun Bahari, hingga kini tak kunjung diaspal warga sekitar mengeluh terpaksa mandi abu setiap hari.

"Mestinya pihak rekanan harus menyiram jalan itu setiap pagi dan sore sebagai tanggung jawab sosial mereka, kami di lingkungan ini kena dampak abu setiap hari oleh kendaraan yang lalu lalang," kata Andi, warga setempat, Kamis, 22 Januari 2026.

Mestinya pembangunan jalan lingkungan itu, kata Andi, sudah harus selesai pada 31 Desember 2025, sesuai jadwal kontrak yang tertera di papan informasi proyek, tapi faktanya pihak penyedia CV Tamita Jaya Mandiri, tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Pekerjaan yang dibiayai melalui dana Otsus Aceh tahun 2025 sebesar Rp. 3,4 milyar tersebut gagal selesai sesuai kontrak kerja, masyarakat selaku penerima manfaat jelas merasa dirugikan, " mudah-mudahan bisa segera di hotmix bulan ini, " lanjutnya.

"Kami berharap agar jalan pemukiman dapat segera di hotmix agar masyarakat sebagai pengguna manfaat dapat menikmati program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, jangan biarkan kami mandi abu setiap hari,"

Hal senada juga menjadi harapan warga lainnya agar jalan kawasan pemukiman ini dapat di hotmix segera, "mestinya pihak pengawas dan dinas terkait dapat mendorong percepatan sebelum masa perpanjangan pekerjaan berakhir, " harapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Warga Mengeluh jalan kawasan pemukiman belum di hotmix minta percepatan Aceh Singkil 2026