Ingin Puasa Tetap Bertenaga? Ini Panduan Pola Makan Sahur dan Buka dari Kemenkes

24 Februari 2026 02:00 24 Feb 2026 02:00

Thumbnail Ingin Puasa Tetap Bertenaga? Ini Panduan Pola Makan Sahur dan Buka dari Kemenkes

hidangan berbuka puasa dengan aneka makanan yang disiapkan ( Foto : Pexels )

KETIK, JAKARTA – Menjelang ibadah puasa, masyarakat diimbau lebih memperhatikan pola makan dan minum saat sahur maupun berbuka. Pengaturan asupan yang tepat dinilai penting untuk menjaga stamina dan mencegah gangguan pencernaan selama berpuasa seharian.

Berdasarkan panduan kesehatan Ramadan yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sahur dan berbuka tidak hanya berkaitan dengan waktu makan, tetapi juga cara tubuh menerima makanan dan cairan. Konsumsi yang dilakukan secara bertahap membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik.

“Makan dan minum sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh dapat menyesuaikan diri,” tulis Kementerian Kesehatan RI dalam panduan kesehatan Ramadan.

Saat sahur, masyarakat disarankan tidak mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan dalam waktu singkat. Pola makan yang terlalu cepat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut serta membuat energi tidak tersimpan secara maksimal. Kebutuhan cairan juga dianjurkan dipenuhi secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar.

Selain cara makan, pemilihan jenis makanan perlu diperhatikan. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum utuh membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Protein dari telur, ikan, tahu, dan tempe berperan menjaga kekuatan otot, sedangkan sayur dan buah dianjurkan karena mengandung serat, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan pencernaan.

Pada waktu berbuka puasa, masyarakat diimbau tidak langsung makan dalam porsi besar. Setelah seharian berpuasa, tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi. Oleh karena itu, berbuka dianjurkan diawali dengan air putih dan makanan ringan seperti buah atau kurma sebelum mengonsumsi makanan utama.

Minuman berkafein serta makanan terlalu asin sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.

Dengan menerapkan pola makan dan minum yang bertahap serta memilih menu bergizi seimbang, masyarakat diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dalam kondisi tubuh yang tetap sehat, tidak mudah lemas, dan tetap produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(*)

Tombol Google News

Tags:

sahur puasa Buka puasa berbuka ramadhan sehat makanan takjil Kurma