Hujan Deras Picu Longsor di Brau Kota Batu, Tembok Rumah Warga Jebol

1 Februari 2026 15:46 1 Feb 2026 15:46

Thumbnail Hujan Deras Picu Longsor di Brau Kota Batu, Tembok Rumah Warga Jebol

Petugas dan warga gotong royong membersihkan sisa material yang merusak salah satu rumah di Desa Gunungsari, Kota Batu terdampak bencana tanah longsor. (Foto: BPBD Kota Batu)

KETIK, BATU – Hujan deras yang terus mengguyur Kota Batu dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana tanah longsor. Kali ini, longsor melanda di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Akibatnya, area dapur dan kamar mandi mengalami kerusakan serius.

Hujan deras yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Maret 2026 tersebut meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi. Di Kota Batu, tanah longsor tercatat sebagai jenis bencana paling mendominasi sepanjang musim penghujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencatat, longsor berasal dari tebing di belakang rumah warga dan mengakibatkan tembok dapur serta kamar mandi tertutup lumpur material longsoran.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Sabtu.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, dimensi longsoran diperkirakan memiliki tinggi sekitar enam meter dan lebar kurang lebih empat meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya, Minggu, 1 Februari 2026.

Ia menambahkan, penanganan awal telah dilakukan secara gotong royong oleh BPBD, perangkat Desa Gunungsari, relawan, serta warga setempat dengan membersihkan material longsor secara manual.

“Kami juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk penanganan sementara serta bantuan logistik guna mendukung kegiatan kerja bakti,” jelasnya.

BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Februari sampai Maret 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

bencana longsor Kota Batu Bpbd Kota Batu Musim Penghujan tanah longsor