Hadapi Tekanan Ekonomi 2026, Zetta Luncurkan Internet 50 Mbps Rp100 Ribu di Kediri

1 Februari 2026 16:54 1 Feb 2026 16:54

Thumbnail Hadapi Tekanan Ekonomi 2026, Zetta Luncurkan Internet 50 Mbps Rp100 Ribu di Kediri

CEO PT Sumber Data Indonesia, Andi Santoso (kanan) and saat acara Zetta Elevation Night bertajuk Harmoni Malam Nusantara di Grand Surya Hotel Kediri, Sabtu 31 Januari 2026. (foto : PT SDI for Ketik).

KETIK, KEDIRI – PT Sumber Data Indonesia (SDI) melalui brand Zetta resmi meluncurkan paket internet retail berkecepatan 50 Mbps dengan harga Rp 100 ribu per bulan.

Produk ini diperkenalkan bersamaan dengan perayaan keberhasilan Zetta mengantongi lisensi Network Access Provider (NAP) dalam ajang Zetta Elevation Night bertajuk Harmoni Malam Nusantara di Grand Surya Hotel Kediri, Sabtu 31 Januari 2026.

Peluncuran paket tersebut menjadi sorotan utama karena dinilai sebagai langkah strategis Zetta di tengah tekanan ekonomi global 2026. Dengan harga terjangkau, Zetta menyasar masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM dan pelanggan rumahan di daerah.

CEO PT Sumber Data Indonesia, Andi Santoso, menyampaikan bahwa kebijakan harga tersebut bukan sekadar strategi bisnis, melainkan komitmen perusahaan dalam menjadikan internet sebagai kebutuhan dasar yang bisa diakses semua lapisan masyarakat.

"Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok setara dengan nasi. Harapan saya, tidak ada lagi disparitas harga antara kota dan desa. Kami ingin memberikan layanan kualitas prima dengan harga yang terjangkau," ujar Andi Santoso.

Menurutnya, peluncuran paket 50 Mbps Rp 100 ribu merupakan bentuk adaptasi Zetta menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu. Di saat banyak sektor melakukan efisiensi, Zetta justru memilih pendekatan inovatif dengan memperluas akses digital.

Selain paket retail, Zetta juga memperkenalkan layanan Dedicated Internet 1 Gbps dengan harga Rp 5 juta per bulan. Produk ini ditujukan bagi mitra ISP dan pelaku bisnis yang membutuhkan koneksi stabil untuk bersaing di pasar nasional maupun global.

"Ini bagian dari strategi kami menjaga ekosistem digital tetap tumbuh, baik dari sisi pelanggan rumahan, UMKM, hingga mitra bisnis," tambah Andi.

Foto Layanan Zetta resmi meluncurkan paket internet retail berkecepatan 50 Mbps dengan harga Rp 100 ribu per bulan. (Foto : PT SDI for Ketik)Layanan Zetta resmi meluncurkan paket internet retail berkecepatan 50 Mbps dengan harga Rp 100 ribu per bulan. (Foto : PT SDI for Ketik)

Momentum peluncuran produk ini bertepatan dengan perayaan pencapaian lisensi NAP yang memungkinkan Zetta mengelola jaringan akses secara lebih luas dan mandiri. Acara tersebut dihadiri sekitar 250 tamu undangan dari unsur pemerintah daerah, institusi pendidikan, mitra strategis, hingga pelaku UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, Zetta juga meluncurkan program Zetta Zone sebagai bagian dari inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal. Program ini memberikan fasilitas internet gratis, mesin point of sales (POS), serta aplikasi kasir kepada pelaku UMKM, khususnya kafe dan restoran.

"Kami memulai uji coba di Kediri dengan 10 kafe. Target kami menjangkau 400 UMKM di Kota dan Kabupaten Kediri. Syaratnya sederhana, minimal 100 pengunjung per hari," jelas Andi.

Program Zetta Zone diharapkan mampu mendorong digitalisasi UMKM, meningkatkan daya saing usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi.

Kepercayaan terhadap kualitas layanan Zetta juga datang dari mitra bisnis. Ainun Najib dari PT Mahwira Nusantara Group Lumajang, mengaku telah menggunakan layanan SDI selama tiga tahun terakhir dengan hasil yang memuaskan.

"Koneksinya bagus, terutama jalur Singapura yang premium. Bahkan saat kabel laut internasional sempat bermasalah, jaringan kami tetap diketahui aman. Dukungan NOC 24 jam juga sangat responsif," ungkap Ainun.

Sementara itu, General Manager Technical PT SDI, Niko, menambahkan bahwa penguatan infrastruktur akan terus dilakukan, termasuk melalui kolaborasi dengan mitra lokal untuk menjangkau wilayah pegunungan dan pesisir.

"Saat ini fokus kami memang di perkotaan, tapi dengan lisensi NAP dan 15 cabang di seluruh Indonesia, kami optimistis bisa memperluas layanan secara bertahap dan merata," kata Niko.(*)

Tombol Google News

Tags:

Zetta PT SDI internet Kediri kediri jaringan internet