Gus Ahmad Kafabihi: Kaderisasi Adalah Investasi Akhirat dan Pilar Kekuatan NU

31 Januari 2026 20:10 31 Jan 2026 20:10

Thumbnail Gus Ahmad Kafabihi: Kaderisasi Adalah Investasi Akhirat dan Pilar Kekuatan NU

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur Gus Ahmad Kafabihi dalam acara upgrading kaderisasi MDS RA, GP Ansor Jawa Timur di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Sabtu, 31 Januari 2026.(Foto: Ponirin Mika/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor (RA) Jawa Timur, Gus Dr. Ahmad Kafabihi, menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar menjalankan aturan organisasi. Menurutnya, kaderisasi merupakan kolaborasi antara kebutuhan mendasar dan kewajiban tanggung jawab.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara upgrading kaderisasi MDS RA, GP Ansor Jawa Timur di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Gus Ahmad menekankan pentingnya membangun kelompok yang kokoh sebagaimana teladan Rasulullah SAW saat melakukan kaderisasi di rumah Arqom bin Abil Arqom. Ia mengingatkan agar generasi saat ini tidak meninggalkan generasi penerus yang lemah akibat absennya proses kaderisasi yang terukur.

​"Kaderisasi adalah sebuah kolaborasi antara kebutuhan dan kewajiban bagi kader NU ke depannya. Jika kita tidak ada kaderisasi, kita tidak bisa hidup dan tidak bisa melanjutkan gerakan kita," ujar Gus Ahmad.

​Lebih lanjut, Gus Ahmad menjelaskan konsep "Anak Sababiyah" dalam organisasi. Ia menyebutkan bahwa anak didik atau kader merupakan bentuk investasi akhirat yang dapat memberikan syafaat, layaknya doa anak saleh kepada orang tuanya (waladun sholihun yad’ulah).

Gus Ahmad juga menyoroti pentingnya fungsi evaluasi dalam organisasi, merujuk pada ketegasan Rasulullah saat menegur sahabat Usamah bin Zaid. Evaluasi ini dianggap krusial untuk menjaga arah perjuangan kader, berkaca pada fenomena melemahnya nilai-nilai ke-NU-an pekerja di luar negeri, seperti di Jepang, akibat kurang kuatnya ikatan organisasi.

​Menutup arahannya, Gus Ahmad Kafabihi berpesan agar seluruh kader MDS RA GP Ansor menikmati proses belajar dan menimba ilmu dengan kondusif agar menjadi kader terbaik bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gus Ahmad Kafabihi NAHDLATUL ULAMA NU GP Ansor Jawa Timur GP Ansor Ansor Pesantren Nurul Jadid