Geliat Lebaran Ketupat, Pedagang Janur Musiman di Kota Malang Banjir Rezeki

27 Maret 2026 16:15 27 Mar 2026 16:15

Thumbnail Geliat Lebaran Ketupat, Pedagang Janur Musiman di Kota Malang Banjir Rezeki

Suasana penjualan janur di Pasar Kebalen Kota Malang pada Jumat, 27 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

KETIK, MALANG – Tradisi Lebaran Kupat atau perayaan tujuh hari setelah Idulfitri mulai terasa geliatnya di Kota Malang. Meningkatnya permintaan masyarakat membawa berkah tersendiri bagi para pedagang janur musiman. 

Seperti yang terlihat di Pasar Kebalen yang terletak di Jalan Zaenal Zakse, Kecamatan Kedungkandang, pada Jumat, 27 Maret 2026. Dari pantauan Ketik.com, sejumlah pedagang janur sudah berjejer rapi berjualan di kawasan pasar tersebut. 

Salah seorang pedagang janur, Samsul, mengaku sudah mulai kebanjiran pembeli. Rata-rata konsumen membeli janur untuk dibuat ketupat sebagai tradisi dari leluhur. 

Foto Suasana penjualan janur di Pasar Kebalen Kota Malang pada Jumat, 27 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)Suasana penjualan janur di Pasar Kebalen Kota Malang pada Jumat, 27 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

"Banyak yang beli janur, dan alhamdulilah lakunya juga banyak. Hari ini, saya bawa janur kurang lebih 600 ikat," ujarnya kepada Ketik.com.

Harga yang ditawarkan juga terjangkau, berkisar Rp20 hingga Rp25 ribu per ikat. Dalam sehari, ia mampu meraup keuntungan sekitar Rp100 ribu.

"Mulai sejak Kamis, 26 Maret kemarin ramai pembeli. Kemungkinan, ini masih berlanjut hingga Minggu, 29 Maret mendatang," tambahnya.

Sementara itu, penjual lainnya, Marsiah, mengaku menjual ketupat yang sudah jadi maupun yang masih berbentuk janur.

"Setiap hari bisa laku sampai 200 ikat kecil dengan harga Rp20 ribu. Sedangkan bentuk ketupat jadi, satu ikatnya harga Rp10 ribu isi 10 biji," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Janur Ketupat Lebaran 2026 Kota Malang Pasar Kebalen