KETIK, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan melengkapi Gedung Parkir Kayutangan dengan tiga fasilitas e-parking. Untuk merealisasikan rencana tersebut, dibutuhkan anggaran hingga Rp500 juta.
Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa penerapan e-parking digagas untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi pengelolaan parkir di kawasan Kayutangan Heritage.
"e-Parking itu akan ada di 3 titik, butuh anggaran sekitar Rp500 jutaan sudah satu paket total 3 titik itu," ujarnya, Senin, 12 Januari 2026.
Tiga fasilitas e-parking tersebut akan ditempatkan di pintu masuk dan pintu keluar. Skema yang disiapkan yakni satu pintu masuk dengan sistem one gate di kawasan Kayutangan Heritage serta dua pintu keluar yang berada di sisi Jalan Majapahit.
"Untuk pintu keluar di Majapahit butuh 2, di bawah sama yang atas. Kalau bawah untuk mobil dan motor, kalau atas khusus motor yang memang di Jalan Majapahit. Jadi butuh 3 titik," jelasnya.
Namun, waktu pemasangan e-parking tersebut belum dapat dipastikan karena masih menyesuaikan kebutuhan anggaran. Rahmat menyebut pengadaan e-parking di Gedung Parkir Kayutangan Heritage akan diusulkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026.
"Kita akan ajukan penganggarannya melalui PAK atau sebelum PAK mendahului karena keterbatasan anggaran, efisiensi. Sebenarnya anggarannya itu sudah direncanakan 2025. Cuma waktunya enggak nutut," sebutnya.
