Jangan Asal Beli! Dinkes Kota Malang Mulai Uji Sampel Makanan di Pasar Takjil Tanjungrejo

25 Februari 2026 20:42 25 Feb 2026 20:42

Thumbnail Jangan Asal Beli! Dinkes Kota Malang Mulai Uji Sampel Makanan di Pasar Takjil Tanjungrejo

Pasar Takjil RW 04 Kelurahan Tanjungrejo, Sukun yang hari ini dilakukan pengambilan sample makanan oleh Dinkes Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melakukan pengambilan sample makanan di Pasar Takjil RW 04 Kelurahan Tanjungrejo, Rabu 25 Februari 2026. Pengambilan sample makanan dilakukan di 70 stan pasar takji di Jalan IR Rais Gang 9, Kecamatan Sukun.

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan sesuai arahan Wali Kota Malang bahwa selama bulan Ramadan pemerintah wajib memastikan keamanan makanan di pasar takjil. Pengecekan tersebut telah dilakukan sejak 23-27 Februari di 23 pasar takjil yang tersebar di Kota Malang.

"Semua elemen di wilayah ini turun, memberikan support. Puskesmas Janti juga turun dengan beberapa tenaga kesehatannya. Ini semua untuk memberikan dukungan kepada event-event agar jajanan, makanan, minuman yang disajikan itu sehat dan aman," ujar Husnul usai peninjauan pasar takjil.

Terdapat berbagai jenis sample makanan diambil, mulai dari makanan padat maupun makanan cair. Menurut Husnul hal itu dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait kualitas kesehatan jajanan yang ada di Pasar Takjil RW 04 Tanjungrejo.

"Sampling yang diambil ada 7 yaitu pempek, gulali, peuyeum dari Bandung, sosis, saus, bumbu mazzoni, dan cilok. Kita periksa bahan tambahan pangan yang tidak sesuai, pewarna, perasa manis, serta bahan tambahan untuk pengeras ataupun pengenyal seperti boraks," jelasnya.

Hasil dari pemeriksaan akan disampaikan secara terstruktur kepada ketua paguyuban untuk disampaikan kepada para pedagang. Selain itu saran dan juga masukan juga akan disampaikan kepada masing-masing pedagang aoabila diperlukan tindak lanjut dari hasil uji sample.

"Ini ada 70 stan jajanan di RW sini. Jadi begitu ada hasil, kita sampaikan kepada ketua paguyubannya, mereka yang akan menyebarkan kepada semua anggota. Kami tetap memberikan saran masukan jika ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti dari hasil pemeriksaan sampling," katanya.

Husnul menjelaskan sample makanan yang telah diambil tersebut akan diinkubasi penanaman selama 2X24 jam kemudian hasilnya akan diserahkan kepada Ketua Paguyuban Pasar Takjil.

Apabila ditemukan kandungan yang berbahaya atau tidak sesuai dengan standar kesehatan, maka Dinkes Kota Malang meminta dilakukan perbaikan terhadap produk makanan atau minuman tersebut.

"Kenapa nanti harus dilakukan perbaikan, supaya nanti kandungan-kandungan yang tidak sesuai itu sudah tidak ditemukan lagi. Ini juga agar konsumsi bulan Ramadan ini jajanan atau makanan-minuman itu sehat dan aman," terangnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Dinkes Kota Malang Uji Sample Makanan Ramadan Ramadan 2024 Kota Malang RW 04 Kelurahan Tanjungrejo Kelurahan Tanjungrejo Pasar Takjil Sample Makanan