KETIK, MALANG – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pelebaran jalan yang ada di Kabupaten Malang sekaligus memastikan pengerjaannya berjalan lancar sesuai target dan tidak menemui kendala di lapangan.
Terdapat dua titik yang ditinjau, pertama adalah proyek pengerjaan jalan di sayap Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di ruas jalan Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. Satu lagi di ruas jalan yang berada di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang.
Ruas jalan Desa Suwaru merupakan akses dari Gondanglegi menuju Balekambang. Di titik ini, pengerjaannya berupa pelebaran badan jalan existing yang semula 6 meter menjadi 11 meter dengan panjang mencapai 30 kilometer.
"Kabar baiknya untuk warga Malang, tadi kami ke jalan dari Gondanglegi Balekambang lebarnya 11 meter itu dikerjakan. Ini akan mengangkat potensi selatan, ketemu jalan Pansela yang juga bagus sekali. JLS dari mulai batas Blitar Ngliyep Balekambang sampai ke Sendang Biru," ujar Emil Dardak.
Sedangkan, untuk ruas jalan di Desa Ngantru, pengerjaannya membentang sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar jalan 7 meter. Ruas jalan ini menghubungkan Wlingi Kabupaten Blitar, Ngantang, Pujon di Kabupaten Malang dan Kota Batu.
"Ini atas pembahasan Ibu Gubernur dengan Pak Bupati. Pemprov ikut berpartisipasi untuk menangani jalan ini karena banyaknya nilai strategis di sini. Ini nanti mau ada investasi agro, di wilayah Blitar juga ada pengembangan ekonomi, pariwisata, jasa dan rumah sakit," ucapnya.
Suami Arumi Bachsin itu juga menyampaikan bahwa selain mennjau dan cek langsung progres dari pengerjaan proyek ini, ia juga ingin menyerap aspirasi dari masyarakat sekitar.
“Kami menyadari masyarakat punya keluhan mengenai kondisi jalan. Nah, kami ingin memprioritaskan pembangunan jalan juga untuk masyarakat," kata orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut.
Sementara itu, Emil Dardak yang juga mantan Bupati Trenggalek tersebut mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat melintas di ruas-ruas jalan yang telah mengalami pelebaran.
Pasalnya, kata dia, ketika jalan sudah lebih baik dan tidak berlubang, justru kerap kali berkendara dengan kecepatan tinggi.
"Biasanya warga kalau jalan sudah lebar begini sukanya ngebut. Ini memang marka dan kehati-hatian dibutuhkan, apalagi anak-anak kecil kadang melintas,” tutur Wagub Jatim dua periode tersebut. (*)
