KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berduet dengan runner up Dangdut Akademi 7 Valen menyanyikan lagu berjudul “Keramat” di sela penyambutannya di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis, 1 Januari 2026.
“Hai manusia, hormati ibumu yang melahirkan dan membesarkanmu, darah dagingmu dari air susunya, jiwa ragamu dari kasih sayangnya, dialah manusia satu-satunya yang menyanyangimu tanpa ada batasnya,” begitu penggalan lirik lagu yang dinyanyikan Gubernur Khofifah.
Ratusan warga yang hadir, baik di dalam maupun di dalam gedung menyambutnya meriah. Bahkan, hampir semua kamera ponsel diarahkan ke panggung.
“Masya Allah, beri tepuk tangan dulu buat Ibu Gubernur. Terima kasih ibu ya,” ucap Valen.
Namun, Gubernur Khofifah tidak sampai habis membawakan lagu itu dan mempersilakan Valen untuk melanjutkan. Ia kemudian kembali duduk menikmati lagu yang diciptakan oleh Rhoma Irama tersebut.
Sebelum menyanyikan "Keramat", Khofifah sempat meminta Valen menyanyikan lagu berjudul "Perjuangan dan Doa".
"Tadi saya request ke Valen untuk membawakan Perjuangan dan Doa," tutur Khofifah.
Melalui lagu tersebut, mantan Menteri Sosial tersebut ingin berpesan kepada Valen untuk tidak berhenti berjuang dan bekerja keras, namun juga harus selalu berdoa kepada Allah SWT.
“Semua orang tahunya kan Valen sukses, tapi sebelum itu, Valen harus berjuang dan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Ini yang rata-rata orang tidak tahu, sebab kadang banyak yang melihat setelah seseorang itu sukses. Bahkan, Valen sampai juara Dangdut Akademi” tutur dia.
"Meski runner up, tapi bagi kami dan masyarakat Jawa Timur, Valen adalah juaranya dan tetap juara di hati kami," tambah orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.
Menurut Khofifah, kesuksesan yang didapat Valen saat ini tidak lepas dari doa-doa para pendukung ,termasuk keluarga dan terutama orang tuanya.
“Semoga dibalik suksesnya Valen, dia tetap menjadi anak sholeh. Yang pasti, kami semua bangga terhadap Valen dan terus berkarir semoga selalu sukses. Kesuksesan tidak hanya lahir dari bakat, tetapi juga doa yang terus mengalir," katanya. (*)
