KETIK, JAKARTA – Menjalani ibadah puasa sering kali menghadirkan ujian kesabaran tersendiri, terutama saat matahari mulai melandai ke arah barat.
Di jam-jam krusial inilah, pergerakan jarum jam terasa jauh lebih lambat dari biasanya. Sisa energi yang semakin menipis sering kali bikin kita diserang kantuk berat, entah itu pas lagi rebahan di rumah, terjebak macet di jalan, atau yang masih pusing mengejar deadline pekerjaan.
Daripada pasrah pada keadaan dan membiarkan mata makin lengket karena suasana hening, mendengarkan musik dengan vibe yang pas bisa jadi teman yang menyenangkan.
Daripada membiarkan suasana hening yang justru memancing mata untuk terpejam, menyegarkan telinga dengan alunan musik pop, folk, hingga indie mungkin bisa menaikkan kembali suasana hati.
Berikut adalah tujuh rekomendasi lagu biar momen ngabuburitmu terasa lebih cepat dan tahu-tahu sudah azan Magrib:
1. 33x – Perunggu
Sore-sore butuh asupan energi tapi nggak mau yang berisik? Distorsi gitar yang renyah dan sopan dari Perunggu ini jawabannya.
Sampul album Memorandum milik Perunggu yang dirilis pada tahun 2022. (Foto: Spotify/Perunggu)
Lagu "33x" punya energi rock alternatif yang hangat. Liriknya yang kontemplatif juga pas banget buat mengurai kepala yang kusut sehabis mikir seharian, tanpa bikin badan tambah capek.
2. Hanya Untuk-Mu – Ten2Five
Mari rehat sejenak sambil nostalgia ke era awal dua ribuan.
Petikan akustik yang jernih dan vokal lembut khas Ten2Five di lagu ini rasanya sedingin angin sore di teras rumah. Karakter nadanya yang easy listening bisa langsung melunturkan penat dan bikin pikiran lebih rileks sambil ditemani senja.
3. Firasat – Marcell
Rasanya sulit untuk menolak pesona pop legendaris yang satu ini.
Karya bertajuk Firasat ini memiliki tempo lambat dengan memori nada yang sudah sangat melekat di ingatan banyak orang.
Memutarnya di paruh akhir hari seolah memberikan ruang bagi diri sendiri untuk meresapi setiap bait liriknya, sekaligus menjadi sarana relaksasi setelah menahan lapar dan dahaga.
4. Ada titik-titik di ujung doa – Sal Priadi
Bulan puasa rasanya kurang lengkap tanpa sentuhan yang agak religius tapi tetap estetik.
Lagu dari Sal Priadi ini menghadirkan aura syahdu yang begitu mendalam. Vokalnya yang tebal berpadu apik dengan lirik puitis bernuansa spiritual, sehingga cocok diputar saat ingin merenung atau sekadar menunggu waktu berbuka dengan suasana tenang.
5. Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan – Payung Teduh
Ngomongin lagu sore hari, wajib hukumnya masukin Payung Teduh ke dalam daftar.
Alunan gitar akustik klasik ditambah sentuhan keroncong tipis di lagu ini adalah kunci kedamaian.
Vibe-nya dijamin sukses meredakan urat saraf yang tegang sebelum jam berbuka benar-benar tiba.
6. Senja Teduh Pelita – MALIQ & D'Essentials
Ketika waktu berbuka tinggal menyisakan hitungan menit, inilah momen yang tepat untuk perlahan menaikkan kembali gairah dan semangat.
Dengan alunan groovy dan tempo ceria dari MALIQ & D'Essentials ini bertindak layaknya es buah segar yang langsung menyapu rasa dahaga. Nuansanya akan membuat tubuh merespons dengan riang saat bersiap menyajikan hidangan di meja makan.
7. Terbuang Dalam Waktu – Barasuara
Sebagai penutup playlist, Barasuara hadir dengan harmoni vokal dan ketukan drum ritmis yang enak banget buat nemenin sisa-sisa energi terakhir.
Aransemen yang megah ngasih klimaks yang pas banget buat nutup daftar putarmu, seakan melepas semua penat yang numpuk seharian lewat hentakan nadanya.
Tujuh lagu di atas sebenarnya cuma secuil pemanasan buat ngidupin suasana soremu.
Kalau kamu butuh stok lagu yang lebih panjang biar ibadah puasanya makin enjoy, kamu bisa langsung mampir dan dengerin puluhan kurasi musik indie lokal terbaik di playlist Spotify bertajuk "Nyore Sebelum Iftar".
Selamat menyelami alunannya dan bersiaplah menyambut waktu berbuka dengan senyum yang mengembang.(*)
