KETIK, SITUBONDO – Aksi dua siswa sekolah dasar (SD), Alif dan Siska, yang melaporkan kerusakan jembatan melalui siaran langsung di media sosial, mendapat respons cepat dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Rabu, 25 Maret 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Rio itu langsung mendatangi lokasi jembatan rusak di Desa Sumberargo, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Dalam siaran langsungnya, kedua siswa itu memperlihatkan kondisi jembatan yang mengalami kerusakan parah. Laporan tersebut kemudian menjadi viral dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio itu mengaku bangga atas keberanian kedua siswa tersebut yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyampaikan laporan. Ia menilai langkah tersebut mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Yang mengarahkan saya datang ke daerah pegunungan ini, anak kecil, satu kelas 4 SD dan satunya kelas 5. Keduanya sudah memperjuangkan kepentingan masyarakat tentang jembatan. Ini luar biasa. Saya bangga,” ujar Mas Rio, Rabu, 25 Maret 2026.
Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan Desa Sumberargo merupakan wilayah terpencil di Kecamatan Sumbermalang. Desa ini berada di kawasan pegunungan Argopuro dan menjadi salah satu wilayah terjauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
Mas Rio menjelaskan, kunjungannya dipicu laporan langsung dari kedua siswa terkait kerusakan jembatan yang diterjang banjir.
“Hari ini saya dipanggil ke desa terpencil oleh Siska, dan Alif, yang mengabarkan jembatannya hancur karena diterjang banjir,” tutur Mas Rio.
Mas Rio sempat menanyakan kepada Siska dan Alif alasan mereka berani menyampaikan laporan melalui siaran langsung. Keduanya menjawab bahwa tindakan tersebut didasari kepedulian terhadap kondisi desa.
Mas Rio juga mengapresiasi aksi kedua siswa tersebut yang mampu menarik perhatian berbagai pihak. Sejumlah pejabat daerah hingga aparat keamanan turut hadir meninjau kondisi jembatan.
“Kedatangan kami bersama kepala dinas, camat, kapolsek serta koramil berkat laporan anak ini,” katanya.
Mas Rio menegaskan pemerintah Kabupaten Situbondo akan segera melakukan kajian untuk menentukan langkah penanganan terhadap jembatan yang rusak tersebut.
Ia memastikan pemerintah daerah akan mencari solusi terbaik agar akses masyarakat dapat segera kembali normal.
Sementara itu, untuk menjaga mobilitas warga, masyarakat setempat secara swadaya telah membangun jembatan darurat berbahan kayu sebagai jalur alternatif sementara. (*)
