KETIK, MALANG – Pelaksanaan Pasar Murah Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang sukses digelar, 28-29 November 2025. Sejumlah sembako terutama beras SPHP ludes terjual pada Pasar Murah digelar di Pendapa Kabupaten Malang, Kepanjen.
Diperoleh data dari Disperindag Kabupaten Malang, sejumlah sembako ludes terjual meliputi beras SPHP dan gula. Beras SPHP sebanyak 4 ton yang dijual seharga Rp58 ribu per 5 kilogram habis diserbu warga.
Begitupula dengan gula dari PG Krebet Baru dan PG Kebonagung juga habis dibeli oleh warga. Sedangkan Minyak Kita sebanyak 130 karton juga habis dibeli masyarakat karena dijual dengan harga terjangkau.
Stand Pasar Murah Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang diserbu pembeli. (Foto: Binar Gumilang/ketik.com)
Pasar Murah ini dirangkai dengan Dekranasda Fest yang juga berkesempatan ditinjau Bupati Malang Sanusi. Dalam sambutannya, Bupati Malang Sanusi memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasar Murah dan Dekranasda Fest tersebut.
''Dekranasda Fest tahun ini adalah tahun kedua, dan alhamdulillah antusiasnya terus meningkat," ujarnya
Lebih lanjut ia mengatakan, selain memperingati Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang, kegiatan tersebut untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli. Sekaligus mengangkat produk unggulan Kabupaten Malang
"Pemkab Malang kedepannya akan menjadikan kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mendorong terwujudnya Kabupaten Malang sebagai pusat industri kreatif dan UMKM produktif di Jawa Timur," jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Kabupaten Malang Astri Lutfiatunnisa menjelaskan secara keseluruhan terkait kegiatan Dekranasda Fest 2025 yang juga dirangkai dengan Pasar Murah tersebut.
"Pasar Murah ini digelar dua hari berkolaborasi dengan kegiatan Dekranasda Fest yang kedua. Tujuan utama adalah pengendalian inflasi terutama di harga sembako. Kedua, mengenalkan UMKM Kabupaten Malang," ucapnya.
Sebagai informasi, Hari Kedua 2nd Dekranasda - Fest 2025 dengan diawali penampilan peraga busana batik motif Garudeya, dari SMK Cendekia Bangsa Kepanjen, dan disusul dari Putri Garudeya Kabupaten Malang.
Mereka tampil dengan produk karya dari para desainer penggiat batik tangan asli dari Kabupaten Malang. Pada puncak acara, Ketua Dekranasda Kabupaten Malang bersama Mama Lela serta Chef Ayub dari Shanaya Resort memasak menu Nasi Goreng Kecombrang dikenalkan sebagai ikon baru menu dari Kabupaten Malang. (*)
