KETIK, SURABAYA – Memasuki tahun baru, banyak orang memilih untuk menyusun resolusi sebagai bentuk harapan dan target hidup yang ingin dicapai. Namun, tak sedikit resolusi gagal diwujudkan karena kurang terencana dan terlalu ambisius.
Agar resolusi tidak sekadar menjadi daftar keinginan, penyusunan harus dilakukan dengan realistis dan terukur.
Berikut beberapa langkah menyusun resolusi tahun baru agar lebih mudah dijalankan:
1. Gunakan Metode SMART
Ini merupakan satu cara yang paling efektif untuk menyusun resolusi. Yaitu dengan menerapkan metode SMART:
• Specific (Spesifik): Sesuatu yang dituju harus jelas dan tidak ambigu.
Contohnya, bukan sekadar “di tahun yang baru, aku ingin hidup sehat”, melainkan “aku harus berolahraga selama 30 menit per hari”.
• Measurable (Terukur): Resolusi perlu memiliki indikator yang bisa diukur agar progresnya terlihat.
Misalnya, “di tahun yang baru, aku harus menabung Rp1 juta per bulan”.
• Achievable (Dapat Dicapai): Target harus sesuai dengan kemampuan dan kondisi diri, sebab resolusi yang terlalu berat berisiko ditinggalkan di tengah jalan.
• Relevant (Relevan): Tujuan sebaiknya memiliki makna dan selaras dengan kebutuhan hidup saat ini.
Resolusi yang relevan akan lebih memotivasi untuk dijalankan secara konsisten.
• Time-bound (Berbatas Waktu): Tentukan tenggat waktu yang jelas agar tujuan tidak tertunda.
Misalnya, “berat badanku harus turun sebanyak 3kg dalam waktu 3 bulan”.
2. Mulai dari Target Kecil
Resolusi yang besar sebaiknya dipecah menjadi langkah-langkah kecil. Cara ini membuat perubahan terasa lebih ringan dan realistis, sekaligus membantu menjaga motivasi dalam jangka panjang.
3. Sesuaikan dengan Kondisi Pribadi
Menyusun resolusi perlu mempertimbangkan waktu, energi, dan kondisi finansial. Resolusi yang sesuai dengan realitas hidup akan lebih mudah dijalankan secara konsisten.
4. Buat Rencana dan Tahapan yang Jelas
Resolusi yang baik disertai dengan rencana konkret. Dengan membagi tujuan ke dalam tahapan, setiap kemajuan kecil bisa menjadi dorongan untuk terus melakukannya.
5. Lakukan Evaluasi Berkala
Evaluasi rutin membantu melihat perkembangan resolusi sekaligus memberi ruang untuk menyesuaikan target jika diperlukan. Dengan evaluasi, resolusi tidak terasa kaku dan tetap relevan sepanjang tahun.
Menyusun resolusi tahun baru dengan metode di atas membantu mengubah harapan menjadi tujuan yang terarah dan realistis. Dengan perencanaan yang matang serta komitmen pada proses, resolusi tahun baru berpeluang besar untuk benar-benar terwujud. Selamat mencoba! (*)
