KETIK, MALANG – Pasti banyak dari kalian, baik laki-laki maupun perempuan, yang sudah bosan ditanya, “Kapan nikah?”, “Kenapa belum nikah?”, atau pertanyaan serupa yang tiba-tiba muncul dari orang sekitar, bahkan dari mereka yang tidak begitu dekat.
Di Indonesia, begitu seseorang berusia lebih dari 25 tahun dan masih lajang, seakan ada perlombaan tak kasat mata yang menuntut kita segera menikah.
Teman-teman yang sudah berpasangan, tekanan sosial, hingga dorongan finansial kerap membuat seseorang merasa terburu-buru untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
Padahal, setiap orang memiliki garis start yang berbeda. Pertanyaan itu memang bisa bikin kesal, tapi bukan berarti kalian harus merasa terpojok.
Berikut beberapa cara santai menjawab pertanyaan “Kenapa belum menikah?” yang bisa kalian coba:
1. “Doakan saja ya, semoga datang di waktu yang tepat menurut Tuhan.”
2. “Lagi memantaskan diri dulu nih.”
3. “Aku sekarang masih mau fokus mengejar karir dan upgrade diri supaya bisa membangun keluarga yang stabil materi, rohani, dan psikis.”
4. “Lagi bangun fondasi finansial dulu. Menikah itu sekali seumur hidup, jadi persiapannya harus matang.”
5. “Kayanya aku baru hidup kemarin deh. Mau menikmati hidup dulu.”
6. “Aku mau ke Banda Neira dulu sebelum nikah.”
7. “Lagi cari calonnya nih. Kamu ada saran orang yang cocok buat aku nggak?”
8. “Belum ada yang sesuai kriteria aku.”
9. “Aku maunya yang kaya Park Chanyeol.”
10. “Masih belajar tanggung jawab sama diri sendiri dulu.”
11. “Bumi itu bulat ya?”
12. “Coba deh pikir, lebih baik diam aja atau tanya hal penting lainnya?”
13. “Nanti kalau waktunya tiba, kamu pasti aku undang.”
14. “Tapi memangnya, apa dampak positif dari menikah?”
15. (Pura-pura hilang ingatan).
Intinya, menikah itu bukan perlombaan.
Jadi santai saja, jalani hidup sesuai ritme masing-masing, dan biarkan jawaban-jawaban unik ini jadi tameng lucu saat ditanya pertanyaan yang bikin gemas itu.(*)
