KETIK, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Subandi terus menyolidkan formasi baru aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sidoarjo. Setelah mutasi pejabat pertama dan kedua pada September 2025 dan Januari 2026, ribuan abdi negara itu diingatkan kembali bahwa jati diri mereka adalah pelayan masyarakat. Laksanakan dengan cepat, transparan, dan akuntabel.
Apel para ASN Pemkab Sidoarjo itu berlangsung di Parkir Timur GOR Delta pada Senin pagi (12 Januari 2026). Pagi begitu sejuk. Sinar matahari juga cerah menyambut hari pertama kerja pada pekan ketiga awal tahun 2026.
Ribuan pegawai negeri berbaris. Berdiri tegap. Pejabat eselon II, III, IV maupun anak buah mereka menghadap ke arah matahari. Di atas panggung, Bupati Subandi memimpin langsung apel akbar tersebut. Perintah maupun pesan meluncur dalam kata-katanya.
Dia menegaskan bahwa ASN adalah pelayan publik. Bersama Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, tugas ASN bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan menghadirkan solusi, inovasi, dan pelayanan prima bagi masyarakat.
”Ingatlah! Setiap senyum warga yang terlayani dengan baik adalah pahala sekaligus prestasi kita bersama,” tutur Bupati Subandi kepada para pegawai dari seluruh kepala oganisasi perangkat daerah (OPD) dan jajarannya.
Apel akbar ASN ini menjadi momentum penting menyambut tahun 2026. Bupati Subandi mengajak para ASN meneguhkan kembali komitmen mereka dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. Agar menjadi lebih baik ke depannya. Apel akbar ini merupakan tanda dimulainya langkah baru pada tahun 2026.
Bupati Subandi menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan memberikan karya terbaik bagi bangsa. Khususnya bagi masyarakat Sidoarjo. Bupati Subandi juga meminta semua pegawainya terus meningkatkan disiplin dan etos kerja melalui semangat kebersamaan. Target utamanya adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Bupati Subandi mengingatkan, ASN Pemkab Sidoarjo harus menjadi garda terdepan sekaligus pembawa perubahan. Bekerja tidak hanya mengandalkan tenaga fisik dan kemampuan pikiran, tetapi juga harus disertai dengan hati dan empati yang tinggi.
”Sidoarjo adalah rumah kita. Kekuatan terbesar ASN adalah kebersamaan. Kita harus mampu membangun budaya kerja yang berintegritas agar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah semakin kokoh,” tegasnya.
Bupati Subandi mengajak semua ASN untuk membuktikan loyalitas kepada pimpinan daerah. Baik Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo maupun Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo. Tidak boleh terkotak-kotak dalam bekerja.
Mutasi pejabat yang baru dilakukan pada Sabtu (10 Januari 2026) lalu merupakan dinamika organisasi. Pelantikan pejabat Pemkab Sidoarjo merupakan rotasi pegawai yang berbasis kompetensi. Tujuannya, antara lain, terus memacu kinerja ASN di berbagai lini.
Para pejabat baru didorong untuk menunjukkan kinerja yang terbaik. Mereka harus bekerja keras dan membuktikan loyalitas. Ada waktu 6 bulan untuk membuktikannya. Jika tidak menunjukkan kinerja, loyalitas, dan empati yang tinggi, bisa jadi, mereka akan dimutasi lagi.
”Pejabat yang mbeling, kerja males, dan tidak punya empati, akan kita ganti,” tandasnya.
Bupati Subandi memastikan, rotasi pejabat tersebut merupakan wujud nyata penerapan sistem merit yang adil dan transparan. Promosi dan penempatan jabatan didasarkan pada kualifikasi serta kinerja. Langkah ini telah sesuai dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Di akhir sambutannya, Bupati Subandi mengajak seluruh peserta apel untuk memegang teguh prinsip kerja nyata. Seluruh ASN diajak untuk meneguhkan tekad: bekerja dengan ikhlas, berkarya dengan tuntas, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. (*)
