Bupati Subandi Mutasi Ratusan Pejabat, Suasana Tegang, Pembacaan Sumpah Diulang

10 Januari 2026 19:17 10 Jan 2026 19:17

Thumbnail Bupati Subandi Mutasi Ratusan Pejabat, Suasana Tegang, Pembacaan Sumpah Diulang

Bupati Subandi (tengah belakang) memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik didampingi Sekda Fenny Apridawati pada Sabtu (10 Januari 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Gerbong mutasi pejabat Pemkab Sidoarjo bergerak besar-besaran. Sabtu (10 Januari 2026), Bupati Subandi merotasi, melantik, dan mengukuhkan serta mengambil sumpah ratusan birokrat untuk posisi struktural maupun fungsional di Pendopo Delta Wibawa. Suasana hening, tegang. 

Total sekitar 260 pejabat yang mengikuti prosesi tersebut. Undangan pukul 08.00. Mulai pukul 09.20, nama-nama pejabat yang dimutasi dibacakan satu per satu. Bergantian pembaca acara menyebutkan nama-nama serta jabatan baru yang diemban.

Suasana begitu hening. Bahkan, terkesan menegang. Untuk pejabat eselon II, kabar tentang pergeseran posisi itu sudah tersebar beberapa hari sebelumnya. Muncul beberapa bocoran, tetapi tak semuanya akurat. Yang benar-benar pasti baru dibacakan saat pelantikan Sabtu pagi.

Foto Daftar pejabat Eselon II Pemkab Sidoarjo yang dirotasi, dilantik, dan dikukuhkan, oleh Bupati Subandi. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Daftar pejabat Eselon II Pemkab Sidoarjo yang dirotasi, dilantik, dan dikukuhkan, oleh Bupati Subandi. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Tercatat 13 nama pejabat eselon II yang diangkat dan digeser. Di antaranya, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Dwi Eko Saptono yang dipindah ke Dinas Tenaga Kerja. Posisinya digantikan oleh Asisten II M. Mahmud.

Jabatan M. Mahmud sebagai Asisten II digantikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) M. Bahrul Amig. Adapun Kepala Disnaker Ainun Amalia diangkat menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Pembacaan SK Bupati tentang para pejabat itu berjalan lancar.

Berikutnya penyebutan ratusan pejabat di tingkatan kepala bidang, sekretaris, camat, kepala bagian, kepala seksi, dan seterusnya. Suasana begitu hening. Para pejabat yang dimutasi mendengarkan dengan cermat suara pembaca acara. Diam. Menyimak nama demi nama disebutkan.

Foto Daftar kepala dinas, asisten, dan staf ahli, yang dilantik, dikukuhkan, dan dirotasi oleh Bupati Subandi. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Daftar kepala dinas, asisten, dan staf ahli, yang dilantik, dikukuhkan, dan dirotasi oleh Bupati Subandi. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Tercatat 83 orang dilantik pada jabatan administrator (eselon III). Kemudian 146 orang untuk jabatan pengawas (eselon IV). Termasuk, 18 pejabat di RSUD Notopuro Sidoarjo. Hadirin mendengarkan dengan serius.

Sebagian lagi cepat-cepat mengetik dengan ponsel. Ada pula yang merekam dari pengeras suara. Mereka sepertinya belum tahu batal dimutasi ke mana dan akan bekerja sama dengan siapa. Banyak yang malah memilih pasrah. Kepala menunduk, namun tak mengantuk.

Bupati Subandi menangkap suasana tegang selama proses pembacaan nama-nama pejabat. Bahkan, pembacaan sumpah sampai perlu diulang agar semakin mantab karena ada kekeliruan urutan. Ada pemeluk agama Islam dan Nasrani yang maju mewakili.

”Kita ulang ya,” katanya.

Bupati Subandi kemudian memberikan sambutan. Bupati Subandi mencairkan suasana dengan mengajak hadirin agar tidak tegang. Ketegangan suasana yang sempat terjadi diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan bagi Sidoarjo. Dijelaskan bahwa pelantikan pejabat merupakan rotasi jabatan demi memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepatan pembangunan daerah. Beberapa penegasan disampaikan.

Di antaranya, pejabat yang dilantik diminta bekerja dengan integritas dan mengutamakan kepentingan publik. Perlu pula menggunakan teknologi untuk mempercepat layanan dan meningkatkan kualitas keputusan.

”Tunjukkan kinerja yang baik,” pesannya.

Foto Ratusan pejabat mengikuti pembacaan nama-nama yang dimutasi, sambil mencatat atau merekam, di Pendopo Delta Wibawa pada Sabtu (10 Januari 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Ratusan pejabat mengikuti pembacaan nama-nama yang dimutasi, sambil mencatat atau merekam, di Pendopo Delta Wibawa pada Sabtu (10 Januari 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Bupati Subandi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Percepatan pembangunan Sidoarjo hanya dapat tercapai melalui kerja keras bersama yang dilandasi empati dan loyalitas.

”Tidak boleh lagi ada kotak-kotak. Saya akan melihat siapa yang masih bekerja terkotak-kotak,” ungkap Bupati Subandi.

Bupati Subandi juga mengingatkan, para pejabat harus bekerja dengan perencanaan yang baik. Pekerjaan selesai tepat waktu. Yang tidak kalah penting ialah wanti-wanti agar pejabat tidak menyalahgunakan wewenang. Bersih dari praktik-praktik korupsi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Subandi Mutasi Pejabat Sidoarjo Pemkab Sidoarjo Bahrul Amig PU Bina Marga Sidoarjo