Gelang Kokka, Benda yang Dipercaya Memiliki Kekuatan Spiritual dari Timur Tengah

28 Februari 2026 01:00 28 Feb 2026 01:00

Thumbnail Gelang Kokka, Benda yang Dipercaya Memiliki Kekuatan Spiritual dari Timur Tengah

Ilustrasi: gelang kokka jenis butiran banyak berbentuk oval. Gambar dibuat oleh AI Copilot Microsoft.

KETIK, JAKARTA – Sejak dulu, masyarakat Indonesia memiliki budaya tersendiri dalam menyambut datangnya Ramadan. Budaya seperti iktikaf, ngabuburit, dan membangunkan orang sahur dengan kentongan merupakan hal yang sangat dinanti di bulan ini.

Memakai aksesoris tertentu bagi sebagian orang juga disebut sebagai budaya. Biasanya Ramadaan identik dengan gamis, sarung, baju koko, dan yang lain. Tapi yang tidak ketinggalan, katanya ada gelang yang sangat identik dengan bulan ini dengan berbagai fungsi, berdzikir contohnya.

Gelang ini adalah gelang kokka, kaukah, atau kaoka. Gelang ini berasal dari kayu kokka yang biasa ditemukan di sekitaran Arab dan Mesir. Kayu ini biasa menjadi bahan gelang, tasbih, maupun kalung karena bahannya yang kuat, tahan lama, dan tidak mudah rusak.

Kayu kokka sendiri, menurut cerita turun-temurun, adalah kayu tasbih Nabi Muhammad SAW, kayu tongkat Nabi Musa AS, dan kayu untuk membuat kapal Nabi Nuh AS.

Gelang ini juga dikenal memiliki manfaat spiritual bagi pamakainya. Nilai-nilai spiritual seperti lebih mudah mengingat Allah, kedekatan spiritual dengan sang pencipta, dan lainnya karena sekaligus bisa menjadi tasbih.

Gelang yang identik dengan warna coklat dan hitam ini punya banyak jenis, antara lain:

  • Gelang Kokka Satu Butir

Model ini hanya menggunakan satu butir kayu kokka berukuran besar yang biasanya diikat dengan tali atau benang kuat. Kesederhanaannya menjadi daya tarik utama, sekaligus menonjolkan keunikan dari satu butir kokka tersebut.

  • Gelang Kokka Rangkaian Butir

Terdiri dari banyak butir kayu kokka yang dirangkai menjadi gelang. Jumlahnya bisa berbeda-beda, mulai dari belasan hingga puluhan butir. Inilah bentuk yang paling populer karena hadir dalam berbagai ukuran dan mudah disesuaikan dengan selera.

  • Gelang Kokka dengan Bentuk Variatif

Sama seperti tasbih, butiran gelang kokka tidak selalu bulat. Ada yang dibuat oval, pipih, atau dengan bentuk unik lainnya, sehingga memberikan variasi tampilan yang lebih khas.

  • Gelang Kokka Kombinasi Material

Untuk menambah estetika, gelang kokka sering dipadukan dengan bahan lain seperti manik-manik kayu, batu alam, logam, atau tali etnik. Kombinasi ini membuat tampilannya lebih menarik dan beragam.

  • Gelang Kokka Berukir atau Bertulisan

Beberapa pengrajin menambahkan ukiran motif etnik, kaligrafi Arab, atau lafadz tertentu pada butiran kokka. Hal ini memberi nilai spiritual sekaligus artistik. Di Indonesia, pengrajin dari Banjarmasin dikenal memiliki keahlian khusus dalam membuat ukiran pada gelang kokka.

Karena banyak jenisnya, memilih kayu kokka yang asli ataupun tidak agak sedikit tricky. Dari tampilan fisiknya saja bisa dibedakan. Kayu kokka asli biasanya memiliki serat yang unik dan tidak teratur. Warnanya alami, berkisar dari cokelat muda hingga cokelat tua kehitaman, tanpa pewarnaan mencolok yang tidak alami.

Kayu kokka yang asli biasanya memiliki tekstur yang keras dan aroma yang menguar seiring waktu penggunaan. Untuk beberapa orang biasanya mengetesnya dengan membakar ujung kayu gelang ini. Jika gelang ini asli, akan keluar bau dan warna bekas bakar tadi berwarna agak keabu-abuan.

Gelang ini juga dipercaya membantu pemakainya lebih khusyuk dalam beribadah. Sangat praktis untuk berdzikir, sekadar aksesoris, maupun barang yang bernilai spritual. Cocok untuk membantu lebih khusyuk ibadah di bulan suci ini. 

Gelang ini bisa didapatkan di mana saja, karena penyebarannya ke asia tenggara lumayan masif. (*)

Tombol Google News

Tags:

gelang gelang kokka Ramadhan 2026 ibadah Spiritual surabaya