Buka BBW Surabaya 2026, Kadisdik Jatim Berburu dan Baca Buku Bareng Siswa-Siswa SD

29 Januari 2026 22:43 29 Jan 2026 22:43

Thumbnail Buka BBW Surabaya 2026, Kadisdik Jatim Berburu dan Baca Buku Bareng Siswa-Siswa SD

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai (tengah) meninjau Big Bad Wolf Books (BBW) 2026 bersama siswa yang digelar di Surabaya. (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menilai penyelenggaraan Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 berperan penting dalam mendorong minat baca masyarakat Jawa Timur.

Hal tersebut didukung oleh tersedianya buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau selama bazar berlangsung.

“Alhamdulillah, tahun 2026 kembali diawali dengan kehadiran bazar buku internasional di Jawa Timur. Ini menjadi bukti bahwa minat baca dan literasi masyarakat Surabaya sangat kuat hingga BBW kembali memilih kota ini,” ujar Aries di Surabaya pada Kamis, 29 Januari 2026.

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pelaksanaan acara tersebut.

“Saya menyaksikan langsung antrean yang sangat panjang. Harapannya, bukan hanya warga Jawa Timur, tetapi juga masyarakat dari luar daerah datang ke Surabaya khusus untuk membaca dan membeli buku,” katanya.

Menurut Aries, bazar buku seperti BBW memiliki peran strategis dalam meningkatkan budaya membaca, terutama di tengah harga buku yang saat ini tergolong cukup tinggi.

“Melalui bazar seperti ini, harga buku menjadi lebih bersaing, bahkan ada yang dijual Rp10 ribu hingga Rp19 ribu. Ini tentu bisa mendorong masyarakat untuk kembali membaca buku, bukan hanya menghabiskan waktu dengan scrolling media sosial,” ujarnya.

Ia pun berharap kegiatan BBW tidak hanya diselenggarakan di Surabaya, tetapi juga dapat menjangkau wilayah lain di Jawa Timur.

“Kalau memungkinkan, bisa digelar di Malang atau kabupaten dan kota lainnya. Peminat buku tidak hanya ada di Surabaya, tetapi juga di daerah,” kata mantan Pj Wali Kota Batu itu.

Ke depan, Dinas Pendidikan Jawa Timur berencana memperkuat sinergi dengan Dinas Perpustakaan untuk memetakan wilayah dengan tingkat literasi yang masih perlu ditingkatkan.

“Kita perlu melakukan pemetaan bersama untuk mengetahui daerah mana saja yang masih membutuhkan intervensi, sehingga upaya penguatan literasi bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Surabaya sendiri menjadi kota pembuka sekaligus penanda satu dekade perjalanan BBW Indonesia dalam upaya membangun gerakan literasi secara nasional.

Dalam gelaran BBW Surabaya 2026 yang berlangsung hingga 8 Februari 2026, pengunjung dapat menikmati berbagai promo menarik, mulai dari diskon besar untuk ribuan judul buku internasional, program Serba 50K dan 100K, koleksi Clearance Books, gratis kopi dan cokelat, hingga potongan harga khusus bagi sekolah dan institusi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Big Bad Wolf Books BBW Surabaya 2026 literasi minat baca Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai bazar buku