KETIK, PROBOLINGGO – Abdullah, ayah dari almarhumah Widiawati, ibu hamil yang meninggal usai menjalani perawatan medis, menyatakan siap menempuh jalur hukum. Ia akan melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).
Langkah tersebut diambil untuk memperoleh kejelasan dan kepastian hukum atas penyebab kematian putrinya. Abdullah, berharap proses hukum dapat berjalan objektif dan transparan.
“Kami sebagai keluarga hanya ingin ada kejelasan. Kami akan melaporkan peristiwa ini ke Polda Jawa Timur,” ujar Abdullah, melalui WhatsApp kepada ketik.com Minggu 11 Januari 2026.
Abdullah menyebut pihak keluarga telah menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, termasuk rekam medis dan keterangan lain yang dianggap relevan, untuk diserahkan kepada penyidik.
Abdullah mengaku akan melaporkan sendiri peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut.
“Karena dulu saya pakai lawyer enggak ada perkembangan sampai saat ini,” sambung mantan Kepala Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan malapraktik di dunia kedokteran kembali terjadi. Peristiwa kali ini merenggut nyawa Widiawati (27) warga Kabupaten Probolinggo.
Dalam rekam medis dan kronologi kematian Widiawati, sebagaimana disampaikan ayahnya, Abdullah, mengungkap sejumlah fakta.
Di antaranya terkait prosedur penanganan pasien di RS. Graha Sehat. Lalu proses rujukan, hingga meninggal di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada 22 Juni 2024.
Terkait peristiwa tersebut, RS. Graha Sehat, membantah terjadi dugaan malapraktik.
“Hingga kini belum terdapat putusan pengadilan maupun keputusan resmi dari lembaga berwenang. Termasuk Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) yang menyatakan adanya malapraktik,” ungkap Andreas, melalui jawaban resmi manajemen RS. Graha Sehat yang diterima redaksi 10 Januari 2026.
Andreas, juga memastikan RS. Graha Sehat, terbuka terhadap proses evaluasi dan pengawasan oleh otoritas berwenang. Berkomitmen menjalankan pelayanan kesehatan sesuai standar profesi, dan prosedur, yang berlaku.(*)
