KETIK, SAMPANG – Momentum Hari Raya Ketupat 2026 dimanfaatkan keluarga besar Bani Asheri untuk menggelar halal bihalal sebagai ajang mempererat tali persaudaraan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darus Salam pada Sabtu, 28 Maret 2026 dan dihadiri ratusan keturunan dari garis leluhur Bin Asheri.
Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga sebagai wujud nyata dalam menjaga hubungan kekeluargaan lintas generasi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 51 kepala keluarga (KK) atau sekitar 198 keturunan Bin Asheri hadir, mewakili 14 rumpun keluarga, mulai dari keluarga Pak Zei hingga keluarga Nyi' Sia.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembacaan doa oleh Ustaz Rohman, dilanjutkan tahlil yang dipandu Hoirul. Suasana haru terasa saat prosesi musafahah atau saling bersalaman antarkeluarga. Tangis dan tawa indah mewarnai pertemuan para kerabat yang telah lama tidak berjumpa.
Dalam berbagai hal, H. Holili selaku perwakilan keluarga Bani Asheri menekankan pentingnya menjaga silsilah keluarga agar tidak mengganggu perkembangan zaman. Ia mengingatkan bahwa leluhur mereka, Bin Asheri, merupakan sosok yang dikenal taat beribadah selama seumur hidup.
“Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya.
Usai kegiatan inti, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan berbagai permainan ringan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kebersamaan pun semakin terasa hangat.
Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan ziarah ke makam Mbah Asheri. Prosesi tabur bunga dan doa bersama menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus pengingat akan asal-usul keluarga.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin H. Ja'far, dengan harapan keluarga besar Bani Asheri senantiasa diberi keberkahan dan dapat kembali dipertemukan pada kesempatan mendatang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ikatan kekeluargaan Bani Asheri semakin kuat serta nilai-nilai keagamaan yang diwariskan leluhur tetap terjaga di setiap generasi. (*)
