Aksi Solidaritas! Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga untuk Affan

30 Agustus 2025 00:36 30 Agt 2025 00:36

Thumbnail Aksi Solidaritas! Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga untuk Affan
Bentuk solidaritas, driver ojol Madiun Raya menggelar doa bersama dan tabur bunga pada Jumat, 29 Agustus 2025. (Foto: Angga/Ketik).

KETIK, MADIUN – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Madiun Raya menggelar aksi solidaritas di kawasan Proliman Tugu Pendekar, Kota Madiun pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam.

Aksi solidaritas ini ditujukan untuk mendoakan Affan Kurniawan (20), pengemudi ojol yang meninggal dunia akibat tertabrak dan terlindas mobil rantis Brimob Polri di Jakarta, Kamis malam.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB itu, para peserta menyalakan lilin, melantunkan doa bersama, tabur bunga, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Gugur Bunga.

Suasana hening dan haru menyelimuti Tugu Pendekar ketika doa dipanjatkan untuk almarhum. Affan disebut sebagai simbol korban dari praktik represif aparat terhadap warga sipil.

Koordinator aksi, Ramadanu Wulan Wicaksono menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk persaudaraan dan kepedulian sesama pengemudi ojol di seluruh Indonesia.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengenang almarhum Affan, tetapi juga untuk menegaskan bahwa solidaritas ojol tidak mengenal batas wilayah. Apa yang menimpa satu orang dari kami, menjadi duka bersama. Semoga kasus ini mendapat perhatian serius dan keadilan bisa ditegakkan,” ucap Ramadanu.

Ia menambahkan, aksi ini digelar secara damai dengan tujuan utama memberikan penghormatan kepada almarhum sekaligus mengirim doa untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Ramadanu juga menegaskan pentingnya transparansi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus tersebut.

“Tegakkan keadilan dan hukum para pelaku sesuai perbuatannya serta hukum harus transparan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Ramadanu menyampaikan bahwa aksi solidaritas di Tugu Pendekar malam ini tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga pesan moral bagi pemerintah dan aparat.

""Para pengemudi ojol menegaskan bahwa kematian seorang anak muda yang tengah memperjuangkan aspirasi dalam unjuk rasa tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban hukum," tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ojol Solidaritas Doa bersama Tabur bunga Indonesia Raya madiun Jawa timur