KETIK, SITUBONDO – Sebanyak 150 personel TNI diterjunkan ke Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk memulai pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026. Kodim 0823 Situbondo menggelar program tersebut mulai Rabu, 11 Februari 2026.
Pasukan tiba di lokasi pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta perangkat desa setempat menyambut kedatangan mereka secara langsung.
Kodim 0823 Situbondo mengerahkan personel untuk menjalankan berbagai program pembangunan fisik dan nonfisik selama TMMD berlangsung. TNI menargetkan percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Kecamatan Sumbermalang yang tergolong daerah terpencil.
Sejumlah satuan turut memperkuat pelaksanaan program tersebut. Yon Armed 8/UY mengirimkan 30 personel, sedangkan Yon TP 836 mengerahkan 10 personel guna mendukung pekerjaan di lapangan.
Beberapa pejabat juga menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kasiter Korem 083/Baladhika Jaya Mayor Inf Herawandi, Kasdim 0823 Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo Drs. H. Imam Daemaji, M.Si, Kapolsek Sumbermalang Iptu Ratman, para Danramil jajaran Kodim 0823 Situbondo, serta Kepala Desa Alas Tengah Sukri bersama perangkat desa.
Kasiter Korem 083/Bdj Mayor Inf Herawandi menegaskan bahwa TMMD menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
“TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, semangat gotong royong, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mendukung ketahanan wilayah serta mempercepat pembangunan desa terpencil,” ujar Kasiter Korem 083/Bdj Mayor Inf Herawandi.
Dalam rangkaian kegiatan awal, rombongan meninjau langsung lokasi sasaran pembangunan. Mereka juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Program TMMD ke-127 di Dusun Plampang dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026. Selama satu bulan ke depan, personel TNI bersama warga akan melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk pembangunan fisik, penanaman pohon, serta aksi sosial berupa pembagian makanan tambahan bagi keluarga dengan anak stunting.
Melalui program ini, TNI mendorong percepatan pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Situbondo. (*)
