10 Januari, Ketua HKTI Pacitan Ajak Tanam Pohon: Jangan Wariskan Bencana ke Anak Cucu

10 Januari 2026 18:03 10 Jan 2026 18:03

Thumbnail 10 Januari, Ketua HKTI Pacitan Ajak Tanam Pohon: Jangan Wariskan Bencana ke Anak Cucu

Ketua HKTI Pacitan, Syaiur Rohman saat melakukan pelestarian lingkungan dalam peringatan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia, Sabtu, 10 Januari 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Peringatan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Januari menjadi momentum tahunan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pacitan, Syaiur Rohman, menyebut gerakan menanam pohon perlu dimaknai sebagai bagian dari edukasi lingkungan yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan simbolik.

"Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bumi dan generasi yang akan datang," kata Syaiur Rohman, Sabtu, 10 Januari 2026.

Ia menyampaikan bahwa pohon memiliki fungsi strategis dalam menopang kehidupan. 

Keberadaannya tidak hanya menghasilkan oksigen, tetapi juga menjaga keseimbangan alam, mengurangi risiko bencana, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Jangan wariskan kerusakan alam ke anak cucu," ajaknya.

Menurutnya, tantangan lingkungan saat ini membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, hingga generasi muda. 

Gerakan menanam sejuta pohon dinilai menjadi pintu masuk untuk membangun kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan sekitar.

"Melalui gerakan ini, kami ingin menanam harapan dan tanggung jawab bersama. Setiap bibit yang ditanam adalah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Syaiur juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai kebiasaan, baik di lingkungan rumah, lahan pertanian, maupun ruang terbuka lainnya.

Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong lahirnya kesadaran kolektif untuk terus merawat dan melestarikan alam.

"Bumi yang hijau adalah warisan terbaik bagi anak cucu kita. Karena itu, menanam dan merawat pohon harus menjadi bagian dari gaya hidup," gagasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon HKTI Pacitan edukasi lingkungan Pelestarian alam Penanaman Pohon pacitan