Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel Resmikan DPD PALI 2025-2030 ‎

26 Januari 2026 15:08 26 Jan 2026 15:08

Thumbnail Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel Resmikan DPD PALI 2025-2030 ‎

Foto bersama Pengurus Harian Ketua Fredi Febriansyah ‎Wakil Ketua Thaufik Hidayat. (Foto: Thohir/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Untuk merangkul lebih banyak lagi talenta seniman di Sumatera Selatan (Sumsel) dan memperluas jaringan, DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel resmi membentuk DPD Yayasan Kawan Lamo Galo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel.

‎Ketua dan para pengurus DPD Yayasan Kawan Lamo Galo PALI resmi dilantik oleh Ketua DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel, M Fitriansyah atau yang akrab dipanggil Mpit Bae.

‎Pelantikan tersebut diadakan di Daun Kafe Kabupaten PALI Sumsel, Sabtu (24/1/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, yang menampilkan para seniman dan awak media Kabupaten PALI Sumsel.

‎Ketua DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel Mpit Bae mengatakan, proses komunikasi untuk pembentukan DPD PALI sudah lama dilakukan, agar bisa menjadi wadah seniman Sumsel terutama di Kabupaten PALI.

‎"Komunikasi dengan Ketua DPD PALI, Fredi Febriansyah sudah lama dilakukan dan pelantikan ini disiapkan sejak lama. Alhamdulillah malam ini kita bisa merealisasikannya. Selamat buat para pengurus DPD PALI yang sudah dilantik, semoga bisa menjalankan roda organisasi dengan baik," ujarnya.

‎Menurutnya, kehadiran Yayasan Kawan Lamo Galo, tak hanya untuk merangkul para musisi saja, tapi bagaimana juga bisa mengangkat budaya tradisional di Sumsel.

‎Terlebih di zaman sekarang, adat budaya dan tradisi di daerah semakin hilang, mulai dari musik, tari, sastra tutur dan lainnya. Kehadiran Yayasan Kawan Lamo Galo inilah yang diharapkan bisa terus melestarikan dan melestarikan adat dan budaya khas daerah.

‎"Jika Yayasan Kawan Lamo Galo bisa mengangkat ini, yang didukung oleh media, ini menjadi langkah yang bagus untuk melestarikan warisan budaya di Sumsel," katanya.

‎Setelah 9 tahun berjalan, barulah di tahun ke 8 Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel resmi disetujui melalui Akte Notaris dan Kemhumham.

‎Kehadiran Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel juga disambut baik melalui kolaborasi bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI, terutama untuk mengangkat budaya lokal dan Icraf Sumsel.

‎Ketua DPW Yayasan Kawan Lamo Galo PALI Fredi Febriansyah mengapresiasi DPP Sumsel yang memberikan jalan mulus bagi para seniman di PALI, untuk bisa mendapatkan wadah berorganisasi dan berkreasi.

‎Dengan resmi dibentuknya DPW PALI, Fredi mempunyai berbagai rencana ke depan untuk merangkul semua seniman, termasuk untuk memajukan berbagai seni dan budaya di Kabupaten PALI Sumsel.

‎"Kita bisa mengakomodir, berkarya dan semoga ada industri musik Indonesia dan para label yang bisa berkolaborasi dengan seniman di Sumsel. Tapi niat dan tujuan saya lebih maju dari segi seni, karena kita minim diperhatikan," ucapnya.

Dalam program jangka pendek, DPD PALI akan membuka kelas musik terutama untuk para pelajar yang tertarik mendalami berbagai jenis alat musik dan olah vokal. Serta akan ada event seniman yang akan digelar untuk merangkul para seniman PALI yang ingin menampilkan karya-karyanya.

‎Turut hadir perwakilan Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) palembang, Slankers Club palembang, Jamers palembang , PAPPRI, Musi Lady Rock (MLR), Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), Dewan Kesenian Palembang (DKP), Ketua IWO PALI, Ketua PWI PALI dan lainnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

PALI kawan limo

Berita Lainnya oleh M. Tohir