Operasi Ketupat Semeru di Kota Malang Dimulai, 1.300 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Mudik dan Libur Idul Fitri

12 Maret 2026 20:53 12 Mar 2026 20:53

Thumbnail Operasi Ketupat Semeru di Kota Malang Dimulai, 1.300 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Mudik dan Libur Idul Fitri

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis, 12 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com).

KETIK, MALANG – Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi dimulai pada tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Untuk Kota Malang sendiri, pelaksanaan operasi telah disiapkan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Gabungan di halaman Polresta Malang Kota, Kamis, 12 Maret 2026 sore. 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pengamanan tahun ini mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia, Aparat Siaga. Lewat konsep tersebut, pemerintah daerah bersinergi  dengan aparat keamanan memastikan masyarakat yang datang ke Kota Malang dapat menikmati perjalanan mudik maupun berwisata dengan aman dan nyaman. 

"Kota Malang ini posisinya strategis sebagai jalur penghubung ke sejumlah destinasi, baik yang menuju ke Kota Batu maupun Kabupaten Malang," ujarnya kepada Ketik.com.

Dengan kondisi tersebut, membuat potensi kepadatan kendaraan cukup tinggi. Pasalnya, banyak wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan tersebut namun memilih menginap di Kota Malang.

Disamping itu, juga mengantisipasi kemungkinan kondisi cuaca yang sulit diprediksi serta meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai titik keramaian khususnya di kawasan kuliner dan pusat perbelanjaan.

"Dari pemerintah pusat memang ada prediksi penurunan mobilitas masyarakat. Namun, kami tidak boleh menganggap ini remeh atau under estimate. Sehingga, kami tetap bersiap semaksimal mungkin," bebernya.

Sejumlah lokasi yang diperkirakan mengalami kepadatan antara lain pusat perbelanjaan seperti mal dan pusat oleh-oleh seperti Malang Olympic Garden (MOG) di Jalan Kawi, Ramayana Mall di Jalan Merdeka Timur dan tempat wisata seperti kawasan Kayutangan Heritage. Oleh karenanya, tim urai juga telah disiagakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas. 

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengungkapkan, bahwa seluruh unsur terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru. Mulai dari jajaran TNI - Polri, Dishub Kota Malang, Satpol PP Kota Malang, Tim Medis, Relawan hingga Pramuka. 

"Total personel gabungan yang dilibatkan mencapai sekitar 1.300 orang. Dari jajaran Polresta Malang Kota sendiri terdapat 500 personel yang terlibat langsung, di luar personel cadangan yang selalu siaga," ungkapnya. 

Foto Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat menyalami anggota peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis, 12 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat menyalami anggota peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis, 12 Maret 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

Kombes Putu Kholis menjelaskan, ada lima hal yang menjadi atensi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru di Kota Malang. Yaitu pengaturan lalu lintas, antisipasi kemacetan di fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan dan kawasan kuliner, serta pengawasan parkir melalui koordinasi dengan Dishub dan juru parkir agar tidak menggangu arus lalu lintas. 

"Kemudian, poin keempat kami mendorong pengelolaan kebersihan lingkungan dan potensi inflasi musiman juga menjadi perhatian. Namun, hal ini sudah dilakukan intervensi oleh Pemkot Malang," tambahnya. 

Untuk menjaga keamanan lingkungan, aparat keamanan bersama unsur masyarakat juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman. Khususnya, melakukan pengawasan terhadap rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik. 

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan keselamatan berkendara. Termasuk larangan membawa penumpang lebih dari ketentuan saat perjalanan mudik lokal," tandasnya.

Tombol Google News

Tags:

Polresta Malang Kota Pemkot Malang Operasi Ketupat Semeru 1.300 Personel Gabungan