KETIK, MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang bersilahturahmi ke Polresta Malang Kota. Kunjungan ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi antar instansi.
Tujuannya guna menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan kondusif untuk semua elemen
Pendidikan di Kota Malang. Dikutip dari Instgram Bidang Pendas, pada pertemuan ini, Disdikbud disambut Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana.
"Pusat pembahasan terletak pada penguatan karakter Siswa, pencegahan perilaku nakal remaja, serta upaya kolaboratif untuk menjaga keamanan di era Sekolah dan Pelestarian," tulis Akun Instagram Bidang Pendas.
Budaya lokal dari dampak negatif globalisasi, Informasi ini dilangsir dari Sosial media Instagram bidangpendas.
Pelaksanaan acara ini menjadi momentum awal dan juga menyebarkan ke seluruh pelosok negeri untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran para Orang tua dan Remaja. Tujuannya agar menjadi masyarakat terampil dalam digital.
"Serta mampu membina,mengawasi, dan memberikan pendidikan baik untuk mereka sendiri maupun kepada anak-anak mereka," tulis akun itu
Kolaborasi ini juga berfungsi sebagai sarana untuk menyelaraskan inisiatif-inisiatif edukatif, seperti kampanye keselamatan lalu lintas untuk anak-anak dan pendidikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Sekolah.
"Melalui ukungan dari pihak kepolisian, diharapkan para pendidik dan Siswa dapat melakukan kegiatan
belajar-mengajar dengan merasa aman dan terlindungi," jelasnya.
Dengan pendekatan ini perlindungan Anak tidak hanya dianggap sebagai aturan hukum, tetapi juga sebagai Budaya baru dalam metode pengasuhan di zaman modern.
Dengan sinergi antara jajaran Disdikbud dan Bapak Kapolresta Malang Kota, diharapkan anak-anak Indonesia bisa berkembang menjadi generasi yang luar biasa, berkarakter, dan mencintai tanah air. Program ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mendukung pendidikan berkuliatas untuk Anak usia dini. (*)
