Warga Muhammadiyah di Surabaya dan Gresik Rayakan Idulfitri

20 Maret 2026 11:04 20 Mar 2026 11:04

Thumbnail Warga Muhammadiyah di Surabaya dan Gresik Rayakan Idulfitri

Jemaah khusyuk mendengarkan ceramah salat Idulfitri di Driyorejo, Gresik, Jumat, 20 Maret 2026. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Gema takbir berkumandang pada Jumat pagi, 20 Maret 2026, menandai tibanya hari raya Idulfitri. Hari ini, warga Muhammadiyah melaksanakan salat Idulfitri di sejumlah titik di Surabaya dan wilayah sekitarnya.

Di Kota Pahlawan, setidaknya terdapat 104 lokasi penyelenggaraan salat Idulfitri. Warga tampak berbondong-bondong datang sejak pagi untuk mengisi saf-saf depan dengan beralaskan koran dan sajadah.

Rahmad, salah satu warga yang mengikuti salat Idulfitri di daerah Driyorejo, Gresik, menekankan bahwa perbedaan penetapan hari raya bukanlah penghalang dalam menjaga kerukunan antarumat.

"Justru dengan adanya perbedaan, kami belajar untuk saling menghormati. Itu yang penting," katanya.

Bentuk toleransi tersebut sudah dirasakan sejak malam sebelumnya. Saat itu, warga Muhammadiyah mulai mengumandangkan takbir, sementara pemerintah melalui hasil Sidang Isbat menetapkan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Kumandang takbir tersebut hanya diperdengarkan di dalam masjid sebagai upaya menjaga harmoni antarsesama warga.

"Gema takbir tetap berkumandang tapi tidak menggunakan pengeras luar agar warga yang besok berpuasa bisa menjalankan dengan tenang dan nyaman," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Idulfitri Muhammadiyah gresik surabaya Salat Idulfitri