KETIK, SURABAYA – Muhammadiyah telah mengumumkan menyelenggarakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada, Jumat 20 Maret 2026. Di Surabaya sendiri terdapat 104 titik lokasi salat Ied.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PSM) Surabaya, M. Ridlwan menjelaskan, semua lokasi salat Idulfitri dipimpin oleh imam dan Khotib dari dai lokal.
Ia mengungkapkan, dai-dai lokal tersebut menurutnya sudah mencukupi untuk menjadi pemimpin salat Idulfitri yang tersebar di 104 titik lokasi. Dai tersebut berasal dari sekolah, masjid, dan perguruan tinggi Muhammadiyah.
"Jika rata-rata satu sekolah memiliki tiga sampai lima dai, jumlahnya sudah lebih dari 150 orang. Itu belum termasuk dari masjid dan perguruan tinggi," katanya pada Kamis 19 Maret 2026.
Ridlwan melanjutkan, jumlah lokasi pelaksanaan salat Idulfitri pada 2026 ini meningkat daripada tahun sebelumnya. Pada 2025, Muhammadiyah Surabaya menyelenggarakan salat idulfitri di 102 titik. Sedangkan sekarang 104 titik.
Peningkatan jumlah ini menurutnya masih normal. Dimana setiap tahun pelaksanaan salat Ied berkisar antara 100 hingga 110 titik lokasi yang ada di seluruh Surabaya.
Jaga Kerukunan
Peringatan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi kali ini berbeda. Muhammadiyah menggelar salat Ied pada Jumat 20 Maret 2026, sedangkan pemerintah menyelenggarakan salat Ied pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Ridlwan berharap perbedaan itu disikapi dengan bijak. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan persatuan selama perayaan Idulfitri.
Selain itu pada perayaan Idulfitri 2026 ini juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap menjaga toleransi antarumat beragama.
“Kami tidak menggelar takbir keliling. Kekhusyukan ibadah lebih diutamakan agar tidak menimbulkan persoalan, baik dengan agama lain maupun sesama Muslim,” tegas Ridlwan. (*)
