Wali Kota Malang Siapkan Skema Drop Off Bus Rombongan Wisatawan di Kayutangan Heritage

2 Januari 2026 14:39 2 Jan 2026 14:39

Thumbnail Wali Kota Malang Siapkan Skema Drop Off Bus Rombongan Wisatawan di Kayutangan Heritage
Ilustrasi rombongan wisatawan ke Kayutangan Heritage. Penataan drop off penumpang bus pariwisata akan dilakukan. (Foto: Lutf/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan skema khusus untuk bus yang mengangkut rombongan wisatawan ke Kayutangan Heritage. Hal tersebut untuk mengantisipasi potensi kemacetan di kawasan wisata. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan berkaca dari momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), banyak wisatawan yang datang rombongan ke Kayutangan Heritage. Salah satu skema yang akan ditata ialah sistem drop off bagi rombongan wisatawan. 

Dengan demikian, bus hanya diperkenankan menurunlan penumpang di area Kayutangan Heritage. Kemudian bus diarahkan parkir di lokasi yang telah disiapkan. 

"Bus nanti bisa drop saja di Kayutangan Heritage, kemudian nanti ada tempat sendiri. Sementara ini kan ada di Ade Irma Suryani, tapi nanti tetep kita akan pikirkan untuk tempatnya bus," ujar Wahyu, Jumat, 2 Januari 2025.

Wahyu juga telah mempertimbangkan alternatif lain yang dapat dijadikan sebagai arena parkir bus pariwisata. Salah satunya ialah Stadion Gajayana yang berlokasi tidak jauh dari Kayutangan Heritage. 

"Bisa juga di sekitar Stadion Gajayana kan nggak terlalu jauh. Hanya drop saja, nanti setelah itu mereka bisa jalan lagi ke sana (Kayutangan Heritage) untuk mengambil (wisatawan)," lanjutnya. 

Pengaturan tersebut selaras dengan evaluasi terhadap Gedung Parkir Kayutangan yang telah diujicobakan pada 31 Desember 2025 lalu. Wahyu telah meminta pengembang untuk memperbaiki kekurangan dari parkir tersebut sebelum kembali uji coba pada 7-13 Januari 2026.

"Jadi karena masih dalam masa perbaikan agar pihak ketiga untuk memperbaiki. Nanti 7 Januari 2026 setelah selesai, kita akan gratiskan selama satu minggu," sebutnya. 

Melalui beroperasinya Gedung Parkir Kayutangan, seluruh kendaraan roda 2 sudah tidak diperbolehkan parkir di tepi jalan. Parkir tepi jalan hanya digunakan untuk kendaraan roda 4.

"Beberapa pengendara motor katanya senang, karena lebih terjamin dan tidak terlalu jauh dengan pusat-pusat keramaian yang ada di Kayutangan. Lebih tertata dan mereka tidak khawatir karena langsung di bawah koordinasi Dinas Perhubungan," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Rombongan Wisatawan bus pariwisata Kota Malang Kayutangan Heritage wisatawan Penataan Parkir