KETIK, MALANG – Terminal Arjosari Kota Malang mencatat lonjakan arus mudik yang signifikan selama libur panjang Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadan 2026. Peningkatan volume penumpang terlihat jelas pada sektor keberangkatan maupun kedatangan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik libur Imlek telah terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026.
Berdasarkan data pada periode tersebut, tercatat ada sebanyak 5.282 penumpang meninggalkan Malang. Rinciannya, 275 unit bus mengangkut 4.417 penumpang AKDP dan 80 bus mengangkut 865 penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Sebaliknya, tercatat sebanyak 4.719 penumpang tiba di Malang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.209 penumpang AKDP yang dibawa oleh 275 bus, serta 510 penumpang AKAP menggunakan 132 bus.
"Untuk libur panjang Imlek ini, lonjakan terjadi pada arus keberangkatan maupun kedatangan penumpang bus AKDP. Sementara untuk AKAP cenderung landai," jelasnya kepada Ketik.com, Senin, 16 Februari 2026.
Pada Sabtu, 14 Februari 2026, tercatat sebanyak 4.560 penumpang berangkat dari Terminal Arjosari, yang terdiri dari 3.870 penumpang AKDP dan 690 penumpang AKAP. Sementara itu, jumlah kedatangan pada hari yang sama mencapai 4.132 orang, mencakup 3.704 penumpang AKDP serta 428 penumpang AKAP.
Tren serupa berlanjut pada Minggu, 15 Februari 2026. Sebanyak 4.498 penumpang meninggalkan Malang dengan komposisi 3.856 penumpang AKDP dan 642 penumpang AKAP. Untuk arus kedatangan, terdapat 4.105 penumpang yang tiba, dengan rincian 3.657 penumpang AKDP dan 448 penumpang AKAP.
Secara keseluruhan, aktivitas di terminal menunjukkan tren positif dibandingkan dengan hari libur biasa.
"Tentunya ada peningkatan antara 20 hingga 40 persen dibandingkan akhir pekan hari biasa," tambahnya.
Pihak terminal memprediksi puncak arus balik libur panjang Imlek dan awal Ramadan akan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa cuti bersama.
"Prediksi kami, puncak balik libur panjang Imlek akan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 esok. Bersamaan dengan berakhirnya masa libur panjang," terangnya.
Menyikapi hal tersebut, Terminal Arjosari telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kenyamanan penumpang melalui optimalisasi sarana, prasarana, dan pelayanan. Aspek keamanan juga menjadi prioritas utama selama masa sibuk ini.
"Kami juga meningkatkan pengawasan keamanan, dengan cara mengoptimalkan CCTV serta tiap petugas bersiaga di titik pos penjagaan masing-masing. Kemudian, ada juga petugas yang berkeliling untuk memastikan kondisi aman. Disamping itu, beberapa petugas disiagakan untuk membantu penumpang baik yang berangkat dan yang tiba," tandasnya. (*)
