KETIK, BANDA ACEH – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menekankan pentingnya penguatan nilai moral dan spiritual sebagai landasan dalam menjalankan tugas kepolisian. Pesan tersebut mengemuka saat dirinya menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Kamis, 15 Januari 2026.
"Mari kita gunakan momentum Isra Mikraj sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat integritas, tanggung jawab, dan etika pengabdian, terutama bagi aparat penegak hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Nilai-nilai keimanan dan keikhlasan dinilai relevan dalam menjawab tantangan tugas kepolisian di tengah dinamika sosial yang terus berkembang," ujar Ari.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj mengandung pesan mendalam tentang kedisiplinan, amanah, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan moral dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, diharapkan semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Joko Krisdiyanto.
Ia menambahkan, kehadiran Wakapolda Aceh dalam kegiatan keagamaan ini juga mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Aceh yang memiliki karakter religius kuat. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Polda Aceh menilai penguatan nilai spiritual tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi personel, tetapi juga berpengaruh terhadap profesionalisme, sikap adil, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman tersebut diikuti oleh jamaah dari berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta unsur Forkopimda, dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh refleksi.
