KETIK, JEPARA – Persebaya gagal memetik tiga poin saat melawan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara pada Sabtu 21 Februari 2026. Skor pertandingan 3-1.
Dua gol Persijap dicetak oleh Iker Guarrotxena menit ke-45 dan menit 90+12, Alexis Gomez menit 71. Persebaya berhasil mengejar ketertinggalan lewat penalti yang dicetak oleh Bruno Moreira menit 90+2.
Hasil ini membuat Persebaya kalah dua kali beruntun, sekaligus gagal mempertahankan kemenangan atas Persijap di putaran pertama. Nasib malang ini tak berhenti sampai di situ saja, Bajul Ijo pada laga malam hari ini bermain 10 orang usai Rian diganjar kartu merah menit 86.
Sementara dari jalannya pertandingan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan untuk memburu gol cepat. Bruno Moreira dan kolega langsung mencecar pertahanan Laskar Kalinyamat, dalam lima menit awal.
Namun rapatnya barisan belakang, membuat serangan Persebaya seakan belum maksimal. Bola berkali-kali dapat diantisipasi oleh pemain Persijap. Masuk menit 7, Persijap mulai keluar dari tekanan.
Pertarungan sengit terjadi di lini tengah, kedua tim silih berganti melakukan serangan walaupun belum ada peluang emas hingga menit ke-15. Usai jual beli serangan yang intens, barulah peluang tercipta dari set piece Carlos França di menit ke-16 namun Ernando masih sigap mengantisipasi.
Asyik menyerang, Persebaya justru kecolongan lewat skema serangan balik cepat oleh Persijap. Gol itu dicetak Iker Guarrotxena lewat umpan solo run yang dilakukan Morelatto.
Usai mendapatkan umpan matang, Iker Guarrotxena dengan tenang melepaskan tembakan akurat yang gagal diantisipasi Ernando Ari. Skor berubah 1-0 untuk Persijap.
Tertinggal satu gol membuat Persebaya merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Trio Bruno Moreira, Gali Freitas dan Francisco Rivera terus merepotkan pertahanan tuan rumah. Namun kembali lagi, disiplinnya pemain belakang Persijap membuat Persebaya tak mampu mencetak gol.
Hingga babak pertama berakhir skor tidak berubah. Masuk babak kedua, Persebaya yang tertinggal melipat gandakan serangan. Namun fokus pemain Persijap patut diapresiasi, mereka tak goyah sedikitpun mengawal lini belakang.
Tembakan kaki kanan Gali menit ke-55 ditangkap kiper Sendri Johansyah. Alih-alih mencetak gol, Bajul Ijo justru kembali kebobolan. Gol dicetak Alexis Gomez, skor menjadi 2-0.
Tertinggal jauh Persebaya berusaha mengejar. Gustavo Lopez, mempunyai peluang. Ia melepaskan tembakan, sayangnya bola masih melayang tipis di atas gawang Persijap.
Usai gagal mencetak gol, Persebaya harus bermain 10 orang karena Rian terlihat memukul wajah França menit me-86. Wasit Yoko Suprianto memberikan kartu merah usai melihat tayangan VAR.
Bermain 10 orang tak membuat serangan Persebaya kendur. Mereka terus konsisten melakukan tekanan, hingga akhirnya usaha itu berbuah manis usai Gali Freitas diinjak oleh Alexis.
Bruno yang menjadi algojo sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun momen bangkit Persebaya mengejar skor tak gugur sebelum berkembang. Persijap berhasil menambah gol menjadi 3-1 lewat Iker Guarrotxena.
Dengan hasil ini Persebaya kembali menuai kekalahan untuk kedua kalinya berturut-turut. Sebelumnya di kandang, Bajul Ijo juga kalah dari Bhayangkara FC dengan skor 1-2. (*)
