Lautan Manusia Padati Bukit Jabal, Ribuan Peziarah Hadiri Haul Kiai Guru di Kaliwungu

26 Maret 2026 20:30 26 Mar 2026 20:30

Thumbnail Lautan Manusia Padati Bukit Jabal, Ribuan Peziarah Hadiri Haul Kiai Guru di Kaliwungu

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (tengah, berjilbab cokelat) berfoto bersama panitia Haul KH Asy'ari di depan gerbang Makam Kyai Guru, Bukit Jabal, Kaliwungu. Kehadiran Bupati merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap pelestarian tradisi religi dan penghormatan kepada para aulia. (Dok: Dian Wisnu/ Ketik.com).

KETIK, KENDAL – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tumpah ruah di kompleks pemakaman Bukit Jabal, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Kamis sore 26 Maret 2026.

Kedatangan massa yang terus mengalir ini bertujuan untuk menghadiri puncak peringatan Haul KH Asy'ari, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kiai Guru, ulama besar penyebar agama Islam di tanah Kendal.

​Acara yang dimulai ba'da Asar, tepat pukul 16.00 WIB ini, dihadiri langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Kehadiran orang nomor satu di Kendal ini menegaskan betapa sakralnya sosok Kiai Guru bagi sejarah dan identitas masyarakat setempat.

​Peringatan Haul Kiai Guru bukan sekadar ritual keagamaan tahunan, melainkan sudah menjadi identitas kultural bagi wilayah Kaliwungu. KH Asy'ari dikenal sebagai sosok "Guru" yang meletakkan fondasi kuat bagi pendidikan pesantren di Kendal.

​Sejarah mencatat bahwa tradisi Haul ini selalu dibarengi dengan geliat ekonomi dan kerukunan sosial. Tradisi ziarah ke makam yang terletak di atas perbukitan Jabal ini melambangkan penghormatan tinggi kepada aulia yang telah mengabdikan hidupnya untuk syiar Islam.

Sepanjang jalan menuju makam, pemandangan ribuan orang yang berjalan kaki menanjak bukit menjadi fenomena ikonik yang rutin terlihat setiap tahunnya.

​Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran para peziarah yang rela menempuh perjalanan jauh. Salah satunya adalah Muslimin, warga Pegandon, yang datang memboyong keluarga besarnya.

​"Setiap Syawalan, kami bersama keluarga besar selalu hadir di acara ini. Kami sekaligus ziarah ke makam-makam para wali juga yang ada di Bukit Jabal ini," ujar Muslimin. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. "Selain menjaga tradisi dan menghormati para aulia, kami juga berharap berkah dari karamah para wali Allah," imbuhnya.

​Senada dengan Muslimin, Akhmad yang merupakan warga asli Kaliwungu menjelaskan bahwa kemeriahan ini adalah bagian dari rangkaian besar tradisi lokal.

​"Saya warga asli Kaliwungu, ini adalah tradisi yang sudah lama diadakan. Ini merupakan rangkaian kegiatan Syawalan yang digelar di Kaliwungu, selain kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Alun-Alun Kaliwungu," ungkap Akhmad saat diwawancarai awak media.

​Puncak acara tahun ini terasa semakin khidmat dengan kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal. Bupati Dyah Kartika menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara yang menyatukan seluruh elemen masyarakat ini.

​"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Kendal tentunya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Hal ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para aulia, khususnya Kiai Guru, yang telah berjasa menyiarkan agama Islam di wilayah Kendal, terutama di Kaliwungu," ujar Dyah Kartika Permanasari.

​Meski demikian, Bupati juga memberikan catatan evaluatif untuk perbaikan kualitas acara di masa mendatang. "Memang harus diakui, pada pelaksanaan tahun ini masih terdapat beberapa agenda yang belum bisa terakomodasi secara maksimal. Namun, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh di masa mendatang," tambahnya.

​Tujuan utama dukungan pemerintah adalah untuk memastikan tradisi keagamaan tetap terjaga sekaligus merawat kekayaan budaya bangsa Indonesia. Bupati Dyah Kartika juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada petugas keamanan yang berjaga.

​"Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak, Kepolisian, TNI, termasuk rekan-rekan Banser, dan organisasi lainnya yang telah membantu menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan hari ini," pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, arus peziarah terpantau masih terus mengalir menuju kompleks makam Bukit Jabal. Meski padat, suasana tetap berjalan tertib dan penuh kekhusyukan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Syawalan Tradisi Kaliwungu Kendal Kabupaten Kendal Kiai Guru Haul KH Asy'ari Dyah Kartika Permanasari Bukit Jabal