Tancap Gas Wujudkan Program Bupati, Kadispertan Brebes Siap Jaga Harga Bawang dan Pupuk Subsidi

9 Februari 2026 03:51 9 Feb 2026 03:51

Thumbnail Tancap Gas Wujudkan Program Bupati, Kadispertan Brebes Siap Jaga Harga Bawang dan Pupuk Subsidi

Hendri Adi Komara, S.PT, M.PT, Kepala DPKP Brebes usai Sertijab (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes siap melakukan akselerasi program prioritas. Hal ini menindaklanjuti arahan strategis Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah

‎Hendri Adi Komara, S.PT, M.PT, yang baru saja dilantik sebagai Kepala DPKP pada awal Februari 2026, menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas mengimplementasikan kebijakan pro-petani.

‎Dalam keterangannya, Hendri menekankan tiga pilar utama yang menjadi fokus kerjanya guna mewujudkan visi besar Bupati di sektor agrikultur.

‎"Sesuai arahan Ibu Bupati, birokrasi harus hadir memberikan solusi nyata. Kami tidak ingin petani hanya bekerja, tapi mereka harus sejahtera. Fokus kami adalah memastikan input pertanian seperti pupuk aman, dan output-nya, yaitu harga jual, tetap menguntungkan," ujar Hendri kepada ketik.com, Senin 9 Februari 2026.

‎Program itu kata ia, yakni Jaga Harga Bawang Merah: Sebagai sentra bawang merah nasional, stabilitas harga di tingkat petani menjadi prioritas utama.

DPKP berencana memperkuat sinergi dengan Bulog dan pelaku pasar melalui skema offtaker dan optimalisasi resi gudang untuk mencegah anjloknya harga saat panen raya.

‎"Kemudian, pengamanan Pupuk Bersubsidi Guna memastikan produksi tidak terhambat, pengawasan distribusi pupuk bersubsidi akan diperketat. Hendri memastikan sistem pendataan petani akan terus diperbarui agar penyaluran tepat sasaran dan meminimalisir kelangkaan di tingkat kios resmi," jelasnya.

‎Kesejahteraan Petani melalui Program Inovatif: Lebih dari sekadar bantuan fisik, DPKP akan meluncurkan serangkaian program kesejahteraan yang berfokus pada peningkatan nilai tambah produk. Ini mencakup pelatihan pengolahan pascapanen, akses permodalan yang lebih mudah, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.

‎"Langkah cepat ini diharapkan mampu mendongkrak kembali marwah Kabupaten Brebes sebagai lumbung pangan yang tidak hanya produktif secara kuantitas, tetapi juga mampu menyejahterakan para pahlawan pangannya," tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

#KetahananPangan #EkonomiDaerah #DPKPBrebes BawangMerah #PupukBersubsidi KesejahteraanPetani PertanianBerkelanjutan Brebes ParamithaWidyaKusuma HendriAdiKomara