KETIK, BLITAR – Suasana di Aula Bumdes Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, terasa berbeda pada Minggu, 5 April 2026. Lautan hitam seragam warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar perlahan memenuhi ruangan.
Dari berbagai penjuru Kabupaten hingga Kota Blitar, mereka datang membawa satu tujuan sederhana namun dalam merawat persaudaraan.
Sejak pagi hari, ribuan warga dan siswa PSHT tampak memadati lokasi. Tak sekadar berkumpul, mereka menghadirkan nuansa hangat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata perpaduan antara kekeluargaan, kekompakan, dan rasa saling memiliki yang begitu kental.
Kegiatan Halalbihalal ini menjadi momentum penting pasca Hari Raya Idulfitri. Bagi keluarga besar PSHT, ini bukan hanya agenda tahunan, melainkan ruang untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang selama ini dijunjung tinggi: persaudaraan tanpa sekat.
Ketua PSHT Cabang Kabupaten Blitar, Tugas Nanggolo Yudho Dili Prasetiono, yang akrab disapa Bagas, menegaskan bahwa kebersamaan seperti ini harus terus dijaga.
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada jumlah anggota, tetapi pada soliditas dan kualitas pribadi setiap anggotanya.
“Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi. Ini adalah pengingat bahwa kita semua terikat dalam satu persaudaraan. Harapannya, seluruh warga dan siswa PSHT bisa terus menjaga solidaritas dan meningkatkan kualitas diri, baik dalam sikap maupun perilaku,” ujarnya.
Di tengah suasana yang khidmat, tausiyah yang disampaikan Ahmad Arda Bily atau Gus Bily dari Garum, Blitar, menjadi penyejuk tersendiri. Dengan bahasa yang sederhana namun mengena, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan batin.
“Sehat raga saja tidak cukup. Kita juga harus sehat jiwa. Artinya, terus memperbaiki diri dan menjalankan kewajiban sebagai umat kepada Allah Swt,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung penuh makna mulai dari tausiyah, doa bersama, hingga ramah tamah yang mempererat kedekatan antaranggota. Senyum, saling sapa, dan jabat tangan menjadi bahasa universal yang memperkuat ikatan tanpa perlu banyak kata.(*?
