RW 13 Madyopuro Raih Proklim Utama, Wali Kota Malang Puji Kesadaran Lingkungan Warga

19 Januari 2026 13:44 19 Jan 2026 13:44

Thumbnail RW 13 Madyopuro Raih Proklim Utama, Wali Kota Malang Puji Kesadaran Lingkungan Warga

Ketua RW 13 beserta Camat Kedungkandang, Lurah Madyopuro, Tim Kader Lingkungan RW 13 usai menerima penghargaan Proklim Kategori Utama di Balai Kota Malang, Senin, 19 Januari 2026. (Foto: RW 13 Madyopuro)

KETIK, MALANG – RW 13 Kelurahan Madyopuro Kota Malang resmi dinobatkan sebagai salah satu wilayah berprestasi dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Kategori Utama, Kementerian Lingkungan Hidup.

Penghargaan dan trofi diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pada Senin, 19 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi warga dalam melestarikan lingkungan hidup.

Wahyu menegaskan bahwa keterlibatan nyata dan kesadaran kolektif masyarakat menjadi indikator utama dalam penilaian Proklim. 

“Yang menjadi poin utama penilaian Proklim adalah keterlibatan masyarakat secara nyata, serta kesadaran bersama. Bukan hanya karena dorongan dan imbauan dari instansi pemerintah,” ujar Wahyu di Balai Kota Malang.

Ia berharap keberhasilan RW 13 Madyopuro dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kota Malang. Tujuannya agar gerakan menjaga lingkungan semakin meluas dan berkelanjutan. 

“Ini merupakan bentuk apresiasi atas aksi nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan,” lanjutnya. 

Pada kesempatan ini, Wahyu juga menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat. 

“Proklim adalah bagian dari strategi nasional dalam pengendalian perubahan iklim, Untuk menjaga Kota Malang tetap lestari, perlu kesadaran yang berbasis peran serta,” ujar Wahyu. 

“Kami berharap gerakan ini semakin masif, apalagi Kota Malang mulai berkembang menjadi kota metropolitan. Harapannya Kota Malang tetap asri dan ramah lingkungan”, pungkas Wali Kota Wahyu Hidayat.

Ketua RW 13 Kelurahan Madyopuro, Mochamat Sutanto, menyampaikan bahwa capaian penghargaan Proklim Utama ini bukanlah akhir dari perjuangan. Ia menekankan bahwa lingkungan yang sehat dan tangguh terhadap perubahan iklim merupakan hasil nyata dari kerja keras warga RW 13 itu sendiri.

​"Penghargaan Proklim Utama ini bukanlah garis finish, melainkan bahan bakar baru bagi kita semua. Prestasi ini adalah bukti bahwa lingkungan yang baik, tangguh iklim, dan sehat lahir dari tangan-tangan warga RW 13 kita sendiri,” ujar Sutanto.

Pihaknya berkomitmen untuk menjadikan budaya ramah lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“​Ke depan, kita berkomitmen untuk menjadikan budaya ramah lingkungan sebagai warisan bagi anak cucu dan menjadikan budaya hidup,” ungkapnya.

Selain menjaga ekosistem yang ada, mereka juga berencana mengembangkan potensi lokal.

“Mulai dari ketahanan pangan mandiri hingga pengelolaan limbah yang bernilai ekonomi, serta meningkatkan sinergi dengan lembaga lembaga lainnya baik swasta maupun pemerintah. Demi menjaga lingkungan RW 13 yang mandiri, lestari, tangguh perubahan iklim," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Proklim rw 13 kelurahan madyopuro rw 13 madyopuro Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Program Kampung Iklim kampung iklim