KETIK, MALANG – Rumah Makan Inggil Kota Malang hadir menawarkan pengalaman menyantap hidangan tradisional yang tak hanya lezat tapi juga bernuansa sejarah dan budaya.
Pemilik dari rumah makan ini sendiri adalah seorang pecinta sejarah dan budaya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Timur.
Tak heran jika Rumah Makan Inggil mengusung konsep interior yang penuh dengan budaya dan sejarah. Mulai dari foto-foto Kota Malang dari masa ke masa hingga barang-barang antik yang dikumpulkan dari berbagai tempat di Kota Malang.
Pengunjung akan merasakan suasana syahdu tradisional berbau sejarah dan budaya ketika menikmati sajian di restoran ini. Pengunjung akan merasakan pengalaman menginap yang berbeda.
Restoran ini sangat cocok untuk keluarga-keluarga karena nuansa syahdunya bisa menambahkan kehangatan. Tak hanya itu, alunan musik tradisional juga menemani pengalaman menyantap yang berkesan.
Menu makanan yang disajikan pun tidak kaleng-kaleng. Dengan menggunakan bahan-bahan premium, Rumah Makan Inggil menjamin kelezatan dan kenikmatan setiap menu yang disajikan.
Berada di Jalan Zainul Arifin No.53 A-B, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang, Rumah Makan Inggil menyajikan menu-menu yang sangat variatif. Dengan mengusung menu Nusantara, seperti ayam goreng setengah ekor, gurame bakar, dan cumi asam manis.
Selain itu, menu minuman juga tak kalah nikmat. Aneka jus juga akan menemani momen makan yang berkesan. Rumah Makan Inggil juga menggunakan bakul atau wadah nasi tradisional.
Sehingga nuansa vintage jadul dan tradisional masih sangat terasa. Tak heran jika banyak wisatawan yang datang untuk menikmati nuansa kuno tersebut.
Selain itu, Barang-barang antik yang menjadi interior restoran juga menambah suasana heritage semakin terasa, mulai dari radio antik, mesin jahit, mesin ketik, setrika antik, prangko, hingga uang dari zaman penjajahan Belanda sampai awal kemerdekaan.
Setiap harinya, Rumah Makan Inggil buka dari Jam 10.00 hingga 22.00 WIB. Dengan menu-menu yang dibanderol mulai Rp15 Ribu, pengunjung sudah bisa menikmati hidangan khas dari Rumah Makan Inggil.
Bagi para pecinta kuliner, Rumah Makan Inggil bisa menjadi opsi tempat makan bersama yang estetik, vintage berbau sejarah dan budaya di Kota Malang.(*)
